Tawuran Antarkelompok Berhasil Diredam, Polres Ternate Siapkan Mediasi
- 22 Agt 2026 11:38 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Tawuran antarkelompok warga yang melibatkan massa dari Kelurahan Moya dan Kelurahan Makassar Barat terjadi di Lingkungan Ngidi, Kelurahan Makassar Barat, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Sabtu, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 01.30 Wit.
Personel Polres Ternate yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan pengamanan hingga situasi berhasil dikendalikan dengan aman dan kondusif.
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar, mengatakan peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman antara penghuni dua kost yang berseberangan di lokasi kejadian. Perselisihan kemudian berkembang hingga melibatkan sejumlah warga dari kedua wilayah.
“Personel Polres Ternate telah mendatangi lokasi dan mengambil langkah pengamanan untuk mencegah aksi tersebut meluas. Kedua kelompok kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Ternate Utara untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Iptu Ekan Mukadar.

Kasi Humas menjelaskan, kejadian bermula ketika penjaga Kost 1, menegur anak penghuni Kost 2, dengan perkataan bernada kasar. Anak tersebut kemudian mengadu kepada ibunya sehingga penghuni Kost 2 mendatangi penjaga Kost 1 untuk menanyakan persoalan tersebut.
Dalam pertemuan itu, penjaga Kost 1 menjelaskan bahwa anak penghuni Kost 2 sebelumnya beberapa kali datang ke Kost 1 dan mengacak-acak sejumlah barang yang berada di halaman, termasuk pipa air dan barang lainnya.
Saksi I yang merupakan penghuni Kost 1 kemudian berusaha melerai perselisihan dan meminta kedua pihak kembali ke tempat masing-masing karena keributan tersebut mengganggu waktu istirahat. Kedua pihak akhirnya kembali ke tempat masing-masing dan gerbang Kost 1 dikunci.
Namun, tidak lama kemudian, suami penghuni Kost 2, datang ke Kost 1 dan menggoyang-goyangkan gerbang serta mengancam akan membakar kost tersebut karena tidak terima anaknya dimarahi.
Karena merasa terancam, penjaga Kost 1 menghubungi suaminya. Suami penjaga Kost 1 kemudian datang menggunakan sepeda motor bersama lima orang temannya. Setibanya di lokasi, terjadi benturan dengan suami penghuni Kost 2 yang kemudian menuju arah barat untuk meminta bantuan teman-temannya dari Kelurahan Moya.
Tidak lama berselang, sekelompok warga datang dari arah barat. Massa yang tidak mengetahui kronologi awal kejadian kemudian mengeroyok Saksi I karena diduga mengira yang bersangkutan merupakan suami penjaga Kost 1.
Saksi I kemudian menyelamatkan diri. Setelah bertemu dengan seorang temannya, Saksi I menyampaikan bahwa dirinya telah dipukuli oleh sekelompok pemuda yang diduga berasal dari Kelurahan Moya. Informasi tersebut kemudian memicu sejumlah pemuda di sekitar Pangkalan Ojek, Lingkungan Ngidi, Kelurahan Makassar Barat, untuk mendatangi lokasi.
Saksi II yang saat itu sedang berada di Pangkalan Ojek bersama teman-temannya turut menuju lokasi. Setibanya di depan Kost 1, Saksi II melihat Saksi I dikerumuni sejumlah pemuda dan berusaha melerai. Namun, Saksi II tiba-tiba dipukul dari arah belakang dan kemudian dikeroyok.
Akibat kejadian tersebut, Saksi II mengalami luka robek pada bagian pelipis sebelah kanan. Sementara itu, Saksi I juga menjadi korban pengeroyokan dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Pamapta I SPKT Polres Ternate Ipda Andi Teguh, bersama personel piket fungsi Polres Ternate tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan upaya pengamanan serta pengendalian situasi.
“Berkat respons cepat personel di lapangan, tawuran antarkelompok berhasil dilerai. Selanjutnya, kedua kelompok dibawa ke Polsek Ternate Utara untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut,” jelas Iptu Ekan Mukadar.
Pihak kepolisian selanjutnya melakukan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya aksi susulan. Kedua pihak juga direncanakan mengikuti mediasi yang melibatkan kedua pihak kelurahan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Mako Polsek Ternate Utara.
Kasi Humas Polres Ternate mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan penanganan setiap persoalan kepada pihak yang berwenang. Masyarakat juga diminta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi kamtibmas di Kota Ternate tetap aman dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....