Warga Keluhkan Sampah Berserakan di Jalan Sofifi, DLH Malut Buka Suara

  • 22 Agt 2026 05:49 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Tumpukan sampah kembali terlihat di kawasan jembatan belakang Kompi Khusus Raider Sofifi, Oba Utara, Maluku Utara. Lokasi yang berada di ruas jalan ramai kendaraan itu masih menjadi tempat pembuangan sampah oleh sejumlah oknum warga, meski larangan telah berulang kali disampaikan.

Sampah rumah tangga hingga berbagai jenis limbah tampak berserakan di sekitar badan jalan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat yang melintas.

Salah seorang warga, Farhan, menyayangkan masih adanya warga yang membuang sampah di lokasi tersebut.

“Ini jalan umum, kotor karena sampah. Belum lagi dari sisi kesehatan, tentu ini tidak baik,” kata Farhan.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi pembuangan sampah. Menurut dia, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, terlebih Sofifi merupakan pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara.

DLH Maluku Utara terjunkan tim lakukan pembersihan sampah di atas jembatan belakang Kompi Khusus Raider Sofifi, Kamis 20 Agustus 2026.(Foto: DLH Malut).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku Utara, Halim Muhammad, mengatakan pihaknya terus melakukan pembersihan di kawasan tersebut.

Pembersihan terakhir dilakukan DLH pada 17 hingga 20 Agustus 2026. Namun, sampah kembali muncul karena masih ada warga yang membuang sampah sembarangan.

“Sudah disosialisasikan dan diimbau, tetapi tetap saja masih ada yang meninggalkan berbagai jenis sampah,” ujar Halim saat dihubungi RRI.co.id, Jumat 21 Agustus 2026.

Untuk mencegah sampah kembali meluber hingga badan jalan, DLH Maluku Utara berencana menempatkan satu unit bak kontainer di sekitar lokasi.

“Ada rehab bak kontainer yang rusak, mau taruh di daerah situ,” katanya.

Halim menjelaskan, DLH Maluku Utara saat ini menyiapkan delapan titik bak kontainer untuk pelayanan persampahan di Sofifi. Namun, empat di antaranya mengalami kerusakan berat.

Timpukan sampah di samping jalan belakang Kompi Khusus Raider Sofifi.(Foto: RRI/Febriyani).

Ia berharap keberadaan bak kontainer nantinya dapat mendorong masyarakat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Halim juga meminta warga tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan yang menjadi titik sentral ibu kota Provinsi Maluku Utara.

“Jangan membuang sampah sembarangan. Sofifi ini ibu kota provinsi, sehingga kebersihannya harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....