Kemenkum Malut Dorong Transformasi Digital, Pelayanan Hukum Dituntut Makin Mudah

  • 21 Agt 2026 06:07 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Transformasi digital menjadi salah satu kunci Kementerian Hukum dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan hukum. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara menegaskan komitmen tersebut dalam peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026.

Upacara peringatan digelar di Lapangan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara, Rabu, 19 Agustus 2026. Kepala Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, bertindak sebagai inspektur upacara.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak.” Tema tersebut menjadi penanda bahwa peringatan Hari Pengayoman tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum mengevaluasi kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Budi mengatakan perkembangan teknologi harus diikuti perubahan cara kerja aparatur. Digitalisasi, kata dia, tidak cukup hanya dengan memindahkan layanan ke platform elektronik, tetapi harus mampu membuat pelayanan hukum lebih mudah diakses, cepat, transparan, dan memberikan manfaat nyata.

“Hari Pengayoman menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan hukum yang mengayomi dan berdampak,” ujar Budi dalam amanatnya.

Menurut dia, jajaran Kementerian Hukum di Maluku Utara perlu memperkuat integritas, profesionalisme dan kolaborasi, sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Budi meminta transformasi digital dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerja sekaligus memperluas jangkauan pelayanan hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, teknologi tidak berhenti sebagai instrumen administrasi, melainkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan birokrasi yang lebih responsif.

“Saya mengajak seluruh jajaran Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan transformasi digital pada akhirnya harus diukur dari dampaknya terhadap masyarakat. Pelayanan yang semakin sederhana dan mudah diakses menjadi salah satu indikator bahwa perubahan di internal birokrasi benar-benar dirasakan publik.

Selain menyoroti transformasi digital, peringatan Hari Pengayoman ke-81 juga diwarnai pesan solidaritas terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Budi menyampaikan duka cita kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut. Ia mengajak seluruh jajaran Kementerian Hukum Maluku Utara mendoakan korban dan mendukung proses penanganan serta pemulihan pascabencana.

“Kami turut berduka cita atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Peringatan Hari Pengayoman ke-81 di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dengan tema transformasi digital, Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara menyatakan akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan pelayanan yang profesional serta responsif.

Transformasi tersebut pada akhirnya diarahkan pada satu tujuan: membuat pelayanan hukum lebih dekat, mudah, dan benar-benar berdampak bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....