Kuliah Umum FIB Unkhair, Bahas Pariwisata Berkelanjutan

  • 20 Agt 2026 17:11 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) menggelar kuliah umum berskala internasional dengan menghadirkan pakar pariwisata asal Australia, Prof. Bill Carter dari University of the Sunshine Coast. Kegiatan berlangsung di aula FIB Unkhair.

Kuliah umum bertajuk “Sustainable Tourism and Tourism Management” tersebut Prof. Bill Carter membahas strategi pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.

pakar pariwisata asal Australia, Prof. Bill Carter (tengah) dari University of the Sunshine Coast bersama jajaran dosen FIB Unkhair.

Dalam pemaparannya, Bill Carter menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi masyarakat lokal, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan kebudayaan setempat.

“Pariwisata berkelanjutan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan warisan alam dan budaya tetap terjaga bagi generasi mendatang. Wilayah seperti Maluku Utara memiliki potensi luar biasa yang harus dikelola dengan prinsip keberlanjutan agar dampak positifnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat lokal,” ujar Bill, Kamis 20 Agustus 2026.

Sementara itu, Dekan FIB Unkhair, Dr. Nurain Jalaluddin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran akademisi internasional tersebut. Ia menegaskan, kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa.

“Kami berharap kegiatan ini membuka ruang kolaborasi riset internasional serta menginspirasi mahasiswa dalam merumuskan konsep pengelolaan pariwisata berbasis kebudayaan dan kearifan lokal di Indonesia Timur,” kata Nurain.

Senada, Ketua Panitia Pelaksana, Asty Ayuningsih, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti forum akademik tersebut.

“Kehadiran pemateri internasional seperti ini tidak hanya memperluas cakrawala berpikir kami tentang sustainable tourism, tetapi juga memotivasi civitas akademika untuk terus menyelenggarakan forum-forum ilmiah berskala internasional di masa mendatang,” ujar Asty, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....