Gubernur Sherly Kirim Rp1 Miliar, Malut Bantu Korban Bencana NTT
- 17 Agt 2026 17:49 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp1 miliar untuk mendukung penanganan bencana yang melanda masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap warga NTT yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana. Dana itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian antarsesama anak bangsa yang tidak dibatasi jarak geografis.
“Laut boleh memisahkan Maluku Utara dan NTT, tetapi kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika saudara kita sedang berduka, hati kita ikut bersama mereka. Rp1 miliar ini adalah bentuk kecil dari kepedulian besar masyarakat Maluku Utara untuk NTT. Anda tidak sendiri,”ucap Gubernur usai upacara HUT ke-81 RI, di Sofifi, Senin 17 Agustus 2026.
Sherly juga mengajak masyarakat Maluku Utara untuk terus mendoakan keselamatan warga yang terdampak bencana serta memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Menurut dia, pengalaman menghadapi bencana menjadi pengingat pentingnya membangun solidaritas dan saling menguatkan antardaerah.
“Kita pernah merasakan bagaimana beratnya menghadapi bencana. Karena itu, hari ini kita hadir untuk menguatkan saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban dan mempercepat mereka bangkit,” ujar Sherly.
Ia menegaskan, solidaritas dalam menghadapi bencana merupakan bagian dari semangat persaudaraan Indonesia. Pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dinilai perlu saling mendukung ketika bencana melanda tanpa mengenal batas wilayah.
Penyaluran bantuan senilai Rp1 miliar tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperkuat semangat kemanusiaan dan gotong royong antardaerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....