Cegah Kanker Serviks, BPOM Malut Hadirkan Program Sejuta Vaksin HPV

  • 13 Agt 2026 09:57 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Upaya pencegahan kanker serviks terus didorong melalui peningkatan kesadaran dan akses vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Balai POM di Sofifi bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai POM di Sofifi menggelar Program Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Aula Gedung Kie Raha, Kantor Balai POM di Sofifi, Rabu 12 Agustus 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Balai POM di Sofifi, Ermanto Siahaan, mengatakan kegiatan vaksinasi merupakan wujud kolaborasi lintas pihak untuk menghadirkan manfaat kesehatan secara langsung bagi masyarakat.

Menurut dia, peringatan HUT KORPRI dan Kemerdekaan RI tidak semata-mata diwujudkan dalam kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang berdampak terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Menjaga kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas dan pengabdian pengawasan obat dan makanan. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap upaya pencegahan penyakit,” ujar Ermanto.

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Sarbin menilai deteksi dini penting dilakukan untuk mengantisipasi berbagai penyakit berisiko yang kini semakin banyak ditemukan di masyarakat, termasuk kanker serviks dan kanker payudara.

“Sehat itu mahal. Jangan malu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Sarbin Sehe.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Balai POM di Sofifi atas pelaksanaan program vaksinasi tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan merupakan langkah positif yang perlu terus dikembangkan.

Selain vaksinasi HPV, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai keamanan kosmetik.

Peserta diberikan pemahaman tentang cara memilih, membeli, dan menggunakan kosmetik secara aman, termasuk pentingnya memastikan legalitas produk sebelum digunakan.

Balai POM juga mengingatkan masyarakat mengenai risiko penggunaan kosmetik racikan yang tidak sesuai ketentuan, termasuk penggunaan etiket biru pada produk kosmetik yang tidak semestinya.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat agar semakin cerdas dan kritis dalam memilih produk kosmetik yang beredar.

Pelaksanaan vaksinasi dan edukasi keamanan kosmetik sekaligus memperkuat sinergi antara Balai POM di Sofifi dan DWP dalam upaya perlindungan serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan dan keamanan obat dan makanan.

Balai POM di Sofifi berkomitmen melanjutkan edukasi, pengawasan, dan perlindungan masyarakat sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Upaya tersebut diharapkan turut membangun masyarakat yang sehat sekaligus cerdas dalam memilih dan menggunakan produk obat, makanan, serta kosmetik yang aman dan memenuhi ketentuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....