KDKMP Didorong Jadi Penggerak Hilirisasi, Malut Fokus Perikanan dan Perkebunan
- 05 Agt 2026 19:21 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Maluku Utara menjadi penggerak utama hilirisasi sektor perikanan dan perkebunan guna meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah serta memperkuat perekonomian desa.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat membuka Seminar Nasional KDKMP di Ternate, Rabu 5 Agustus 2026.
Maluku Utara menjadi provinsi ketiga penyelenggara seminar nasional KDKMP setelah Jakarta dan Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari percepatan implementasi program yang disesuaikan dengan karakteristik ekonomi masing-masing daerah.
“Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan. Jangan hanya menjual bahan mentah. Koperasi harus menjadi penggerak hilirisasi agar hasil laut dan perkebunan diolah, dipasarkan, dan memberikan nilai tambah yang dinikmati masyarakat desa,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menilai komoditas unggulan seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui koperasi. Menurutnya, KDKMP perlu berperan sebagai off-taker sekaligus penghubung antara petani, pekebun, nelayan, industri, dan pasar sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga terus memperkuat pembangunan ekonomi berbasis kawasan pesisir melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkapkan, hingga saat ini telah dibangun enam Kampung Nelayan Merah Putih. Selain itu, sebanyak 12 lokasi baru telah dinyatakan siap untuk dibangun setelah melewati proses verifikasi.
Di tingkat nasional, pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga terus mengalami kemajuan. Per 5 Agustus 2026, pemerintah mencatat sebanyak 35.857 titik telah memiliki lahan siap bangun. Dari jumlah tersebut, 15.910 titik masih dalam tahap pembangunan, sedangkan 19.491 titik lainnya telah selesai atau mencapai progres 100 persen.
Menko Pangan berharap sinergi antara KDKMP dan KNMP dapat mempercepat hilirisasi komoditas perikanan dan perkebunan, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....