Konsisten Laksanakan Binwas, NHM Terus Tingkatkan Standar Operasional

  • 03 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halut – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai operasional Tambang Emas Gosowong milik PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) secara umum telah memenuhi kaidah pertambangan yang baik atau Good Mining Practices (GMP). Penilaian tersebut disampaikan setelah pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan Terpadu Aspek Teknik dan Lingkungan (Binwas Terpadu) di kawasan tambang Gosowong, Halmahera Utara, pada 20–24 Juli 2026.

Kegiatan pembinaan dan pengawasan itu melibatkan tujuh Inspektur Tambang dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM bersama jajaran manajemen NHM dan para Penanggung Jawab Operasional (PJO) perusahaan mitra.

Selama pelaksanaan Binwas Terpadu, tim Inspektur Tambang melakukan pembinaan, wawancara dengan manajemen dan PJO, serta inspeksi langsung ke sejumlah area operasional tambang. Evaluasi difokuskan pada lima aspek utama kaidah pertambangan yang baik, meliputi teknik pertambangan, konservasi mineral, pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta standardisasi usaha jasa pertambangan.

Koordinator Inspektur Tambang, Adhadi Julianto, mengatakan hasil pengawasan menunjukkan operasional NHM telah berjalan sesuai prinsip-prinsip Good Mining Practices. Menurutnya, salah satu indikator penting adalah keberhasilan perusahaan mempertahankan nihil kecelakaan kerja fatal (zero fatality) selama tiga tahun terakhir.

“Hasil pelaksanaan Binwas tahun ini dapat memberikan peluang bagi NHM untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan operasional dan lingkungan, termasuk menuju status PROPER Hijau/Beyond Compliance serta membuka kesempatan bagi NHM untuk berpartisipasi dalam Subroto Awards,” ujar Adhadi dalam keterangannya, Senin 3 Agustus 2026.

Meski demikian, Adhadi menegaskan masih terdapat sejumlah aspek administrasi di lapangan yang perlu terus disempurnakan sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola perusahaan.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rado Lawolo, menyebut pelaksanaan Binwas Terpadu secara konsisten selama tiga tahun terakhir menjadi sarana evaluasi yang memberikan berbagai rekomendasi untuk memperkuat kualitas operasional perusahaan.

“Selama tiga tahun terakhir Gosowong secara konsisten melaksanakan Binwas Terpadu. Dari proses tersebut kami memperoleh banyak masukan dan peluang pengembangan operasional untuk terus meningkatkan kinerja menuju beyond compliance,” kata Rado.

Menurut Rado, berbagai langkah perbaikan operasional tersebut terus mendapat dukungan dari direksi NHM. Dukungan itu diarahkan untuk memperkuat penerapan Good Mining Practices, meningkatkan standar keselamatan kerja, serta mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sesuai regulasi sektor pertambangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....