Cegah TB dan Bahaya Rokok, FKIK Unkhair Edukasi Pelajar SMA Negeri 3 Ternate

  • 29 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate — Tuberkulosis (TB) masih jadi ancaman serius bagi kesehatan remaja, apalagi ditambah kebiasaan merokok yang kian akrab di kalangan pelajar. Menyikapi hal ini, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun turun langsung memberi edukasi kepada siswa SMA Negeri 3 Kota Ternate, Jumat (17/7/2026).

Sebanyak 50 siswa mengikuti kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pencegahan TB dan bahaya merokok ini, khususnya bagi remaja di wilayah pesisir Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Acara dibuka oleh Ketua Tim, dr. Liasari Armaijn, M.Kes., didampingi Dani Umar, S.Pd. yang mewakili Kepala SMA Negeri 3 Kota Ternate. Dalam sambutannya, dr. Liasari menegaskan pentingnya edukasi kesehatan sejak usia sekolah sebagai langkah preventif menekan penyakit menular.

"Remaja merupakan agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Dengan pengetahuan yang benar mengenai pencegahan TB dan bahaya merokok, mereka diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat sekaligus mengajak teman maupun keluarga untuk melakukan hal yang sama," ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari program studi Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Psikologi. Materi yang disampaikan meliputi penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan TB, termasuk kaitan erat antara merokok dan meningkatnya risiko infeksi.

Dijelaskan pula bahwa zat berbahaya dalam asap rokok bisa merusak mekanisme pertahanan alami saluran pernapasan. Kondisi ini membuat bakteri Mycobacterium tuberculosis lebih mudah masuk dan berkembang di paru-paru, sebuah risiko yang patut diwaspadai warga pesisir yang rentan terhadap gangguan pernapasan.

Sebelum materi disampaikan, peserta lebih dulu mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mereka. Setelah pemaparan, sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan seputar TB dan bahaya rokok.

Sebagai apresiasi, tim pengabdian membagikan doorprize kepada peserta yang aktif selama diskusi. Di penghujung acara, seluruh peserta mengikuti post-test guna mengukur peningkatan pemahaman mereka setelah edukasi berlangsung.

Salah satu peserta, Maya, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari kegiatan ini. "Saya baru mengetahui bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena TB. Setelah mengikuti penyuluhan ini, saya jadi lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan menghindari rokok sejak usia remaja," tuturnya.

Tim Pengabdian FKIK Universitas Khairun berharap edukasi ini membekali pelajar dengan pengetahuan yang lebih baik soal pencegahan TB dan bahaya rokok. Kesadaran yang tumbuh sejak usia sekolah diharapkan mendorong siswa menerapkan hidup sehat dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....