FKIK Unkhair Edukasi Pelajar Bijak Mengonsumsi Minuman Kemasan

  • 19 Jul 2026 08:41 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore Kepulauan – Tim dosen Program Studi S1 Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun Ternate memberikan edukasi mengenai dampak pemanis buatan dalam minuman kemasan kepada pelajar SMP IT Citra Ummat, Kota Tidore Kepulauan, Senin , 14 Juni 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman remaja agar lebih bijak memilih minuman kemasan yang dikonsumsi.

Edukasi diikuti 74 peserta yang terdiri atas siswa baru kelas VII yang sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan siswa kelas VIII. Kegiatan berlangsung di SMP IT Citra Ummat, Kelurahan Indonesiana, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan.

Program tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, dosen Universitas Khairun berupaya meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait konsumsi minuman kemasan yang aman dan sesuai anjuran.

Tim PKM dipimpin Apt. Muhammad Subhan A. Sibadu, S.Farm., M.Si., bersama Apt. Mutmainnah, M.Farm., Muh Danial Fajri, S.Farm., M.Si., serta Amalia S.J. Kahar, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, S1 Kedokteran, dan S1 Psikologi Universitas Khairun.

Kepala SMP IT Citra Ummat, Ade Suryani A. Hi. Syafi'i, S.Pd.Si., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sesuai dengan kebiasaan konsumsi remaja saat ini. Menurutnya, materi yang diberikan dapat mendorong siswa lebih cermat dalam memilih minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Dalam pemaparannya, Muhammad Subhan menjelaskan berbagai aspek mengenai pemanis buatan, mulai dari pengertian, jenis yang diizinkan di Indonesia, hingga batas aman penggunaannya pada produk minuman. Ia juga mengingatkan bahwa konsumsi pemanis buatan secara berlebihan berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan.

"Kami ingin siswa memahami bahwa minuman kemasan boleh dikonsumsi, tetapi harus secara bijak dengan memperhatikan kandungan dan batas amannya," ujar Muhammad Subhan. Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar remaja dapat menerapkan pola konsumsi yang lebih sehat.

Selain penyampaian materi, mahasiswa membagikan leaflet edukatif sebagai bahan bacaan bagi peserta. Suasana penyuluhan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab mengenai kandungan pemanis pada berbagai minuman yang sering dikonsumsi para siswa.

Tim PKM juga melaksanakan post-test sebagai bagian dari evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti penyuluhan. Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan masukan dalam menilai efektivitas kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan.

Salah seorang peserta, Nabila, siswi kelas VIII SMP IT Citra Ummat, mengaku memperoleh pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. "Saya jadi tahu bahwa tidak semua minuman kemasan baik dikonsumsi setiap hari. Mulai sekarang saya akan lebih memperhatikan label sebelum membeli," katanya.

Melalui kegiatan ini, tim dosen FKIK Universitas Khairun berharap para pelajar semakin sadar pentingnya membaca informasi pada label kemasan serta memahami penggunaan pemanis buatan secara tepat. Edukasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Universitas Khairun menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi kesehatan pelajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....