Gubernur Sherly Apresiasi Bapenda, PAD Naik Signifikan
- 28 Jul 2026 05:06 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memberikan apresiasi kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai menunjukkan kinerja positif dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik. Sorotan utama diberikan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang dinilai berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
Dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Senin 27 Juli 2026, Sherly menyebut Bapenda sebagai salah satu OPD dengan capaian paling menonjol. Selain Bapenda, ia juga mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Biro Administrasi Pimpinan.
Menurut Sherly, kinerja Bapenda berhasil meningkatkan pendapatan daerah sekitar Rp300 miliar setiap tahun. Pada 2025, lonjakan PAD bahkan melampaui target yang ditetapkan, sehingga menghasilkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang akan dimanfaatkan dalam APBD Perubahan 2026.
“Bapenda kenaikannya sangat baik, ada kenaikan sekitar Rp300 miliar setiap tahun. Apresiasi untuk itu,” kata Sherly.
Ia menjelaskan, APBD induk Provinsi Maluku Utara tahun 2025 sebesar Rp3,2 triliun. Berkat peningkatan PAD dari sekitar Rp800 miliar menjadi lebih dari Rp1,1 triliun, realisasi penerimaan daerah meningkat menjadi sekitar Rp3,6 triliun. Kondisi tersebut menghasilkan SiLPA sebesar Rp346 miliar yang akan menjadi tambahan ruang fiskal bagi pemerintah daerah.
Di sisi lain, Sherly mengingatkan OPD yang belum menunjukkan capaian menonjol agar segera menyelesaikan berbagai persoalan di sektor masing-masing. Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan sekadar bekerja keras, tetapi mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat.
“Dinas-dinas yang belum saya sebutkan berarti belum ada sesuatu yang outstanding. Yang harus dilakukan adalah menyelesaikan masalah. Kalau bisa menyelesaikan masalah, berarti kinerjanya bagus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Maluku Utara, Zainab Alting, mengatakan apresiasi dari gubernur menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah.
Ia mengungkapkan, hingga akhir Juni 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp1,432 triliun atau 51,21 persen dari target APBD sebesar Rp2,796 triliun. Capaian tersebut dinilai mencerminkan tren yang positif meski pola penerimaan masih dipengaruhi jadwal penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat.
“Realisasi pendapatan daerah sampai akhir Juni telah mencapai Rp1,432 triliun atau 51,21 persen dari target sebesar Rp2,796 triliun. Secara umum, capaian semester pertama masih berada pada jalur yang positif menuju target akhir tahun,” kata Zainab.
Kinerja pendapatan yang terus membaik tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mendanai berbagai program prioritas pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....