Hari Anak Nasional 2026, Pemprov Malut Perkuat Perlindungan Anak

  • 18 Jul 2026 09:53 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Suasana Benteng Oranje, Kota Ternate, dipenuhi gelak tawa ratusan anak saat Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Sabtu 18 Juli 2026. Tidak sekadar seremoni, peringatan tahun ini menjadi panggung kebahagiaan sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang sehat, tangguh, dan terlindungi.

Keceriaan begitu terasa ketika Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara Rusni Sarbin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Maluku Utara Dharmawati Samsuddin, Kadis P3A, Khairia, serta Plt. Kepala Dinas Sosial Zen Kasim turun langsung berbaur bersama anak-anak panti.

Mereka mengikuti permainan edukatif, memimpin berbagai games, hingga membagikan hadiah kepada para peserta yang antusias mengikuti setiap kegiatan.

Momen tersebut menjadi gambaran bahwa Hari Anak Nasional bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menghadirkan ruang yang penuh kasih sayang, perhatian, dan semangat bagi anak-anak, khususnya mereka yang berada dalam pengasuhan panti sosial.

Kepala UPTD Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Budi Sentosa, Susan E. Garusim, mengatakan Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Bangsa” dengan subtema “Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya.”

Menurut Susan, tema tersebut mengingatkan seluruh pihak bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan lingkungan yang aman agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter serta mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Kegiatan ini bertujuan memperingati Hari Anak Nasional, menumbuhkan ketahanan mental dan karakter anak, meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak, serta mempererat kebersamaan antara anak, keluarga besar PSAA, pemerintah, dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi jalan sehat, senam bersama, permainan edukatif, edukasi perlindungan anak, penyerahan bantuan, hiburan hingga dialog interaktif bersama anak-anak panti.

Di balik kemeriahan acara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga membawa kabar baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara Zen Kasim mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan akses pendidikan yang lebih baik melalui Sekolah Rakyat Provinsi Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Barat.

Menurut Zen, anak-anak yang berasal dari keluarga kategori desil 1 hingga desil 5 akan memperoleh kesempatan belajar di sekolah berasrama dengan fasilitas lengkap, mulai dari laptop pribadi, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan hidup selama di asrama.

“Saat ini Dinas Sosial mengelola panti asuhan di Ternate dan Tobelo yang menampung lebih dari 120 anak usia sekolah dari 10 kabupaten/kota. Mereka akan mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik sebagai bagian dari pemenuhan hak anak oleh negara,” kata Zen.

Sementara itu, Ketua TP PKK Maluku Utara Rusni Sarbin mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga membangun karakter dan akhlaknya.

Ia berpesan agar anak-anak tidak meninggalkan ibadah, terus berlomba dalam kebaikan, serta bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan konten provokatif maupun menghina orang lain.

“Kalian adalah masa depan bangsa dan permata hati Maluku Utara. Teruslah belajar, berbuat baik, dan raih cita-cita setinggi mungkin,” ujar Rusni.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Maluku Utara pun menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Di tengah canda dan tawa anak-anak, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas perlindungan, pendidikan, dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....