SPMB Kota Tidore Dinilai Jadi Percontohan
- 07 Jul 2026 20:06 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Tidore Kepulauan mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah. Ia menilai proses penerimaan siswa baru di daerah tersebut berjalan tertib, transparan, dan minim keluhan masyarakat sehingga layak menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain.
Apresiasi itu disampaikan Abubakar saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan, Senin 7 Juli 2026. Menurutnya, pelaksanaan SPMB sejak 4 Juni hingga 5 Juli berlangsung lancar tanpa gejolak maupun protes yang berarti.
“SPMB di Maluku Utara dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Khusus sekolah yang melaksanakan penerimaan secara daring, seluruh proses berada di bawah kendali Dinas Pendidikan sehingga pelaksanaannya terpusat, transparan, dan akuntabel. Saya berharap seluruh daerah ke depan dapat melaksanakan SPMB sebaik yang dilakukan di Kota Tidore Kepulauan,” kata Abubakar.
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, panitia, dan masyarakat yang bersama-sama menjaga proses penerimaan peserta didik baru tetap sesuai aturan.
Abubakar juga mengungkapkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme SPMB di Tidore. Menurutnya, hampir tidak ada aduan yang diterimanya selama proses berlangsung, termasuk melalui saluran komunikasi pribadinya.
“Dukungan masyarakat di Tidore sangat luar biasa. Hampir tidak ada protes yang muncul di ruang publik, bahkan aduan yang masuk langsung ke telepon seluler saya nyaris tidak ada. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap proses SPMB yang dilaksanakan secara terbuka dan sesuai aturan,” ujarnya.
Selain membuka MPLS, kunjungan Kadikbud ke Tidore juga dimanfaatkan untuk meninjau pelaksanaan hari pertama pengenalan lingkungan sekolah di sejumlah satuan pendidikan, yakni SMA Negeri 10 Tidore Kepulauan, SMA Negeri 2 Tidore Kepulauan, SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan, dan SMK Negeri 1 Tidore Kepulauan.
Di hadapan peserta didik baru, Abubakar mengajak para siswa memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan kemampuan akademik, membangun karakter, serta meraih prestasi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan keramahan yang menjadi ciri masyarakat Tidore.
Ia turut menyinggung nilai historis SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan yang pernah menjadi Kantor Gubernur Irian Barat pada masa kepemimpinan Sultan Zainal Abidin Syah. Menurutnya, sejarah tersebut dapat menjadi inspirasi dalam membangun semangat kebangsaan dan kepemimpinan generasi muda.
Pada kesempatan itu, Abubakar mengapresiasi pelaksanaan hari pertama MPLS yang berlangsung aman dan tertib. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah menjadi ruang belajar yang menyenangkan, bebas dari perundungan dan kekerasan, sekaligus menanamkan disiplin, saling menghormati, dan semangat belajar.
“MPLS bukan sekadar mengenal lingkungan sekolah, tetapi menjadi langkah awal membentuk karakter, disiplin, dan semangat belajar. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan Maluku Utara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....