Lapas Ternate Gelar Pelatihan Moralitas untuk Warga Binaan

  • 07 Jul 2026 10:56 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate bekerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI) menggelar kegiatan pelatihan moralitas yang diikuti oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas, pada Senin 6 Juli 2026.

Program ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Ternate, Faozul Ansori, serta Dewan Pembina YPMBPBI, Erina Wongso. Pelatihan ini bertujuan untuk menyuntikkan nilai-nilai positif, memperkuat mental, dan menata kembali moralitas warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan versi terbaik dari diri mereka.

Kepala Lapas Ternate, Faozul Ansori, menyatakan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya fokus pada keterampilan fisik atau kemandirian saja, tetapi yang paling utama adalah menyentuh hati dan karakter para warga binaan.

"Kami ingin selama menjalani masa pidana disini, warga binaan tidak hanya terampil secara kreatif, tetapi juga mengalami perubahan secara spiritual dan moral. Pelatihan dari YPMBPBI ini sangat penting untuk membantu mereka menyadari kekeliruan masa lalu dan menata kembali masa depan dengan pondasi budi pekerti yang kuat," ujar Faozul Ansori.

Sementara itu, Dewan Pembina YPMBPBI, Erina Wongso, dalam sesinya menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi dasar bangsa, yaitu moralitas dan budi pekerti.

"Fokus utama kami adalah mengembalikan penguatan moralitas dan budi pekerti bangsa Indonesia pada diri setiap warga binaan. Hal itu kita mulai dari hal-hal mendasar seperti adab perilaku sehari-hari, saling menghormati, dan bagaimana cara kita mewujudkan lingkungan hidup yang harmonis, baik selama berada di dalam Lapas maupun saat nanti kembali ke tengah masyarakat," ucap Erina Wongso.

Dengan adanya sinergi antara Lapas Ternate dan YPMBPBI, diharapkan proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih maksimal, sehingga saat bebas nanti mereka tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan diterima sebagai pribadi yang baru dan berbudi pekerti luhur

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....