Komunitas Folasou Buka Lapak Baca, Hidupkan Semangat Literasi

  • 28 Jun 2026 20:55 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore–Komunitas Literasi Folasou di Kelurahan Tongowai, Kota Tidore Kepulauan, kembali menghidupkan semangat literasi melalui kegiatan lapak baca gratis yang digelar di depan Gedung DPRD Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini menjadi ruang membaca sekaligus wadah diskusi bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda, Sabtu 27 Juni 2026.

Komunitas Literasi Folasou sebelumnya sempat vakum selama lebih dari satu tahun. Kini, komunitas tersebut kembali aktif berkat inisiatif dan semangat para pemuda setempat yang ingin membangkitkan budaya membaca di lingkungan.

Momentum ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) di Kelurahan Tongowai yang mengusung program penguatan literasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas dampak gerakan literasi di tengah masyarakat.

Pengelola Komunitas Literasi Folasou, Fajjin Amiin, berharap sinergi dengan mahasiswa KKN dapat memperkuat orientasi program sekaligus memperkaya kegiatan komunitas ke depan.

"Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat minat baca di kalangan anak muda. Kami berharap kegiatan literasi dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa KKN Unkhair, Ningsi Defretes, mengaku antusias terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, lapak baca gratis menjadi sarana yang efektif untuk mengajak generasi muda kembali dekat dengan buku di tengah derasnya arus media digital.

"Saya sangat senang bisa berkolaborasi dengan Komunitas Literasi Folasou. Di tengah anak-anak muda yang mulai menjauh dari budaya membaca, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan kembali semangat literasi," katanya.

Di sisi lain, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Kota Tidore Kepulauan, Mansyur Djamal, menegaskan bahwa program literasi perlu menjadi fokus utama mahasiswa KKN selama menjalankan pengabdian di masyarakat. kegiatan dari membaca buku bersama, mengulas buku, membaca nyaring, proyek berbasis isi buku, hingga beragam aktivitas literasi digelar komunitas ini sangat produktif.

"Paling tidak, kehadiran mahasiswa juga memberikan dampak langsung terhadap tumbuhnya kecintaan anak-anak pada buku. Membaca dan menulis harus menjadi gaya hidup generasi muda Tidore dalam mewujudkan Tidore sebagai Kota Literasi," ujar Mansyur, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....