BNNP Malut Berdayakan Warga Jati lewat Pertanian Produktif
- 23 Jun 2026 21:15 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Kawasan yang sebelumnya masuk kategori rawan peredaran narkoba kini mulai menumbuhkan harapan baru. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Life Skill Kewirausahaan di Kelurahan Jati, Kota Ternate, dengan fokus pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.
Lurah Jati, Arafik Gapang, mengawali kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada BNNP Malut yang telah memilih Kelurahan Jati sebagai lokasi pelaksanaan program pemberdayaan tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok Life Skill kewirausahaan yang telah terbentuk, sehingga mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Maluku Utara yang diwakili Ketua Tim Bidang P2M, Drs. Hairuddin Umaternate, M.Si, mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut hasil survei kawasan rawan narkoba yang dilakukan BNN di lima kelurahan di Kota Ternate.
Dari hasil pemetaan tersebut, Kelurahan Jati menempati posisi tertinggi dengan kategori “Waspada”. Tingginya kepadatan penduduk, banyaknya tempat hiburan seperti kafe, rumah kos, serta masih banyaknya pemuda yang belum memiliki pekerjaan tetap menjadi sejumlah indikator yang membuat wilayah ini rentan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Program ini merupakan langkah awal untuk membangun ketahanan masyarakat. Kami ingin mengajak warga agar tidak mudah tergiur ajakan bandar narkoba, tetapi memilih jalan yang produktif melalui kegiatan usaha yang berkelanjutan,” kata Hairuddin.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, tokoh pemuda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, mahasiswa KKN Universitas Khairun, serta 20 peserta kelompok Life Skill yang terdiri dari kalangan pemuda dan ibu rumah tangga.
Dalam sesi materi yang dipandu Pj. Daya Mas Kelurahan Jati, Nur Shanty, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Ternate, Sumanto Basahona, memaparkan bahwa sektor pertanian memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Tingginya kebutuhan bahan pangan, termasuk meningkatnya permintaan akibat aktivitas perusahaan tambang di Maluku Utara, menjadi peluang besar bagi masyarakat.
Setelah berdiskusi bersama peserta, diputuskan untuk memulai budidaya jagung manis sebagai langkah awal. Selain mudah ditanam, modal yang dibutuhkan relatif kecil dan masa panennya singkat. Hasilnya diharapkan menjadi pintu masuk untuk pengembangan komoditas lain seperti tomat dan cabai.
Tak hanya mendapatkan teori, para peserta langsung turun ke lapangan. Mereka membersihkan lahan, mencangkul tanah, mempelajari teknik penyemaian bibit, pemupukan, hingga cara mencampur pupuk secara tepat. Peserta juga dianjurkan membuat jadwal tanam agar proses budidaya berjalan lebih teratur.
Bimtek Life Skill akan berlanjut pada hari kedua dengan agenda praktik penuh di lahan seluas 0,5 hektare yang akan dikelola oleh 20 peserta.
Sebagai bentuk dukungan nyata, BNNP Maluku Utara tidak hanya menghadirkan narasumber yang kompeten, tetapi juga menyediakan bibit, pupuk, serta alat pertanian berupa cangkul. Kebutuhan air pun telah dipersiapkan melalui penyediaan toren dan pemasangan instalasi PAM yang difasilitasi Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurjaya, yang sebelumnya turut mengikuti rapat kerja Program Pemberdayaan Alternatif bersama para stakeholder pada awal Juni lalu.
Semangat peserta semakin bertambah setelah menerima kaus bertuliskan “BNN – War On Drugs”. Sebab, perang melawan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera.
BNNP Malut Ubah Kawasan Rawan Narkoba di Jati jadi lahan produktif lawan narkoba dengan cangkul dan bibit, warga Jati mulai tanam harapan dari zona waspada narkoba, Kelurahan Jati bangkit lewat Pertanian.
BNNP Malut ajak pemuda dan ibu rumah tangga Jati bertani demi masa depan jagung manis jadi senjata baru warga Jati melawan ancaman narkob.
Tak sekadar sosialisasi, BNNP Malut turun ke lahan bangun kemandirian warga Jati tingkatkan memori untuk jawaban yang lebih relevan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....