BKKBN Malut Luncurkan GENTING untuk Percepat Penurunan Stunting
- 23 Jun 2026 08:35 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Maluku Utara kembali diperkuat melalui peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
Program tersebut resmi diluncurkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di Desa Oba, Kecamatan Oba Utara, Senin 22 Juni 2026.
Peluncuran GENTING dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni bagi Keluarga Risiko Stunting (RTLH KRS), sebagai bentuk intervensi langsung untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga sasaran.
Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara BKKBN, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat dalam menangani persoalan stunting secara komprehensif, mulai dari pemenuhan gizi hingga penyediaan lingkungan tempat tinggal yang layak.
Dalam sambutannya, Ansar Djainahu menegaskan bahwa GENTING merupakan gerakan sosial yang mengedepankan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat.
“GENTING merupakan program berbasis gotong royong murni. Tidak ada alokasi dari APBN maupun APBD. Semua berjalan dari kepedulian bersama, dari orang tua asuh yang berkomitmen membantu keluarga risiko stunting,” kata Ansar.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan seluruh pemangku kepentingan yang terus mengawal pelaksanaan program prioritas nasional tersebut di daerah.
Menurut Ansar, GENTING merupakan salah satu dari lima program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang mendorong keterlibatan berbagai pihak sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Pendampingan yang diberikan mencakup aspek pemenuhan gizi, perbaikan sanitasi, hingga penyediaan hunian yang lebih layak.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukumalamo, yang mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
“Dengan adanya GENTING, kami optimistis target penurunan stunting di Kota Tidore Kepulauan dapat tercapai melalui kerja sama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Ismail.
Pembangunan rumah layak huni bagi keluarga risiko stunting menjadi salah satu bentuk intervensi yang dinilai penting karena kondisi hunian berpengaruh terhadap kesehatan keluarga, termasuk akses terhadap sanitasi, air bersih, dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui pendekatan gotong royong dan pendampingan langsung kepada keluarga sasaran, GENTING diharapkan mampu memberikan dampak nyata di tingkat akar rumput sekaligus mempercepat penurunan prevalensi stunting di Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan.
Program ini juga dirancang sebagai gerakan berkelanjutan yang mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga warga, untuk berperan aktif sebagai orang tua asuh bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan dalam pencegahan stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....