Gubernur Sherly Ajak Masyarakat Beri Data Jujur dalam Sensus Ekonomi

  • 21 Jun 2026 18:53 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS). Ajakan tersebut disampaikan Sherly saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Bela Hotel, Ternate, Kamis 19 Juni 2026.

Menurut Sherly, partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menghasilkan data yang akurat dan dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan serta pengembangan dunia usaha di Maluku Utara.

Ia meminta masyarakat tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus yang telah dilengkapi identitas resmi. Untuk memastikan keaslian petugas, masyarakat dapat memeriksa atribut yang digunakan, termasuk rompi khusus dan kode QR yang tersedia.

“Petugas menggunakan rompi bertuliskan BPS dan Sensus Ekonomi 2026 serta dilengkapi QR code yang bisa dipindai untuk memastikan identitas petugas,” ujar Sherly.

Gubernur juga menegaskan bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya oleh BPS. Karena itu, ia mengimbau warga memberikan informasi yang benar dan jujur saat proses pendataan berlangsung.

Menurutnya, data yang akurat sangat penting untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang sebenarnya. Data tersebut nantinya menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan regulasi dan kebijakan yang tepat sasaran.

“Jika ingin pemerintah menghasilkan kebijakan yang baik, maka masyarakat juga harus menjawab dengan jujur sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan,” katanya.

Selain mendukung penyusunan kebijakan ekonomi, Sherly menjelaskan bahwa pendataan juga berkaitan dengan pemutakhiran informasi sosial masyarakat yang menjadi dasar penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.

Ia mengingatkan masyarakat yang merasa belum menerima manfaat bantuan sosial secara optimal agar mengikuti proses pendataan dengan benar dan memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya.

“Dengan data yang tepat, masyarakat dapat terpetakan pada kategori yang sesuai sehingga berbagai program bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data berkualitas yang mampu mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....