Wagub Sarbin Ajak Generasi Muda Amalkan Pancasila

  • 01 Jun 2026 08:34 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan menggelar upacara khidmat di halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin 1 Juni 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, para asisten, staf ahli gubernur, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta unsur pelajar.

Rangkaian upacara dimulai pukul 09.00 WIT dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam amanatnya, Sarbin Sehe membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Pancasila tidak hanya merupakan dasar negara yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, tetapi juga menjadi jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan arah dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ini adalah saat yang tepat untuk memastikan api Pancasila terus menyala dalam jiwa setiap warga negara,” ujar Sarbin saat membacakan amanat tersebut.

Siswa-siswi di Sofifi ikut upacara Hari Lahir Pancasila di kantor Gubernur Malut, Sofifi.(Foto: RRI/Janu).

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam setiap aspek kehidupan.

Tema Hari Lahir Pancasila 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, dinilai mencerminkan relevansi nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya bagi keutuhan Indonesia, tetapi juga sebagai kontribusi bangsa dalam mendorong terciptanya perdamaian global.

Peringatan tersebut juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu prioritas utama dalam agenda tersebut adalah memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menilai peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi wujud komitmen daerah dalam menjaga dan mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat. Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, mencerminkan tekad bersama untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....