Perburuan Liar Ancam Satwa di Kawasan Danau Laguna Ternate
- 24 Mei 2026 15:56 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kelestarian satwa endemik di kawasan wisata Danau Laguna kian mengkhawatirkan. Aktivitas perburuan liar dilaporkan mengancam berbagai spesies langka yang hidup di hutan sekitar danau tersebut, mulai dari burung Kakatua Jambul Kuning, Nuri Bayan, Kasturi Ternate, Elang, hingga mamalia endemik Kuskus Mata Biru.
Kondisi itu memicu keprihatinan masyarakat bersama komunitas pemerhati lingkungan di Maluku Utara. Mereka mengeluarkan seruan kepada para pengunjung maupun pemburu agar menghentikan segala bentuk perburuan, penangkapan, maupun penembakan terhadap satwa liar yang dilindungi di kawasan tersebut.
Ketua Harian Generasi Pesona Indonesia Maluku Utara, Fuad, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem Danau Laguna.
Menurutnya, kawasan itu bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga habitat penting bagi fauna khas Maluku Utara yang keberadaannya semakin terancam. Burung Kakatua dan Kasturi Ternate, misalnya, memiliki peran ekologis sebagai penyebar biji-bijian yang membantu regenerasi hutan secara alami.

Sementara itu, kuskus mata biru disebut sebagai salah satu satwa endemik langka yang sangat rentan terhadap perburuan. Pergerakannya yang lambat membuat hewan tersebut mudah menjadi sasaran pemburu, terutama yang menggunakan senapan angin.
“Kalau tidak dijaga bersama, satwa-satwa ini bisa hilang dari habitat aslinya,” kata Fuad kepada rri.co.id, di Ternate, Minggu 24 Mei 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa perburuan satwa dilindungi merupakan tindak pidana. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pelaku perburuan satwa liar dilindungi dapat dijatuhi hukuman penjara hingga lima tahun serta denda maksimal Rp100 juta.
Sebagai langkah antisipasi, pengawasan di sekitar kawasan Danau Laguna disebut akan diperketat. Warga yang mengetahui adanya aktivitas perburuan liar diminta segera melapor kepada aparat kelurahan, dinas terkait, maupun petugas keamanan setempat.
Masyarakat berharap upaya perlindungan ini dapat menjaga keberlangsungan satwa endemik Maluku Utara sekaligus mempertahankan keindahan alam Danau Laguna sebagai salah satu warisan ekologis penting di Kota Ternate.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....