BKKBN Malut Perkuat Penanganan Stunting di Tidore
- 21 Mei 2026 20:20 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, menyalurkan bantuan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang digagas Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, kepada keluarga risiko stunting di Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Kamis 21 Mei 2026.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari program prioritas Quick Win Kemendukbangga/BKKBN yang difokuskan pada percepatan penanganan stunting melalui pendekatan gotong royong dan kepedulian sosial.
Ansar mengatakan bantuan Genting menyasar keluarga risiko stunting (KRS) yang sebagian besar berasal dari kelompok ekonomi kurang mampu. Bahkan, sejumlah penerima bantuan diketahui menempati rumah bantuan program rumah tidak layak huni (RTLH).
“Hari ini kami menyalurkan bantuan Genting kepada keluarga risiko stunting di Kecamatan Oba Tengah. Mayoritas penerima berasal dari kalangan bawah dan sebagian tinggal di hunian bantuan RTLH,” ujar Ansar.
Ia menegaskan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data yang dimiliki BKKBN sehingga intervensi program dapat tepat sasaran. Menurutnya, validitas data menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Selain menyalurkan bantuan, Ansar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta, untuk terlibat aktif dalam upaya penurunan angka stunting, khususnya di Maluku Utara.
Menurutnya, kolaborasi dan semangat gotong royong diperlukan untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak dan tumbuh dalam lingkungan sehat.
“Dengan bergotong royong, kita dapat memastikan masa depan anak-anak Indonesia lebih baik, membantu pemenuhan gizi keluarga kurang mampu, serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat sebagai fondasi masa depan bangsa,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....