BI Distribusikan Rp5 Miliar Uang Layak Edar ke Wilayah 3T Maluku Utara

  • 19 Mei 2026 11:03 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Bank Indonesia (BI) mendistribusikan uang layak edar senilai Rp5 miliar ke sejumlah wilayah terluar, terdepan, dan terpencil (3T) di Maluku Utara, Selasa, 19 Mei 2026. Distribusi tersebut dilakukan melalui kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Nasional 2026 yang dilepas di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate.

Wilayah tujuan pendistribusian meliputi Pulau Morotai, Batang Dua, Taliabu, Sanana, dan Obi. Dalam pelaksanaannya, BI bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan menggunakan KRI Belati 622 untuk menjangkau pulau-pulau tersebut selama enam hari pelayaran, mulai 19 hingga 25 Mei 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila mengatakan, penyediaan uang Rupiah yang cukup dan layak edar di seluruh wilayah NKRI merupakan bagian dari tugas Bank Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara melalui pengelolaan mata uang.

Menurutnya, kerja sama antara BI dan TNI AL menjadi bentuk sinergi strategis dalam menjaga kedaulatan Indonesia. TNI AL berperan menjaga kedaulatan wilayah negara, sementara BI menjaga kedaulatan ekonomi melalui keberadaan dan penggunaan Rupiah di seluruh pelosok negeri.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe (ketiga dari depan) bersama Wakil Wali Kota Ternate dan Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Handi Susila (kedua dari depan) serta unsur TNI AL melakukan seremoni pelepasan KRI Belati 622 di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Selasa, 19 Mei 2026 menuju 5 wilayah tujuan di Maluku Utara.

Handi menjelaskan, pelaksanaan ERB tahun 2026 secara nasional ditetapkan sebanyak 19 kali di berbagai wilayah kerja Bank Indonesia. "Dari seluruh rangkaian tersebut, ERB Maluku Utara menjadi pelaksanaan ke-7 yang resmi diberangkatkan pada hari ini, ucap Handi, saat diwawancarai RRI.

Ia menambahkan, selain mendistribusikan uang layak edar, tim BI juga melaksanakan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat di pulau-pulau tujuan. Edukasi tersebut difokuskan pada pengenalan ciri-ciri keaslian uang Rupiah serta cara merawat uang dengan baik dan benar.

Kegiatan edukasi itu direncanakan diikuti sekitar 50 peserta di masing-masing wilayah tujuan, yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, BI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

“Cinta Rupiah dengan merawat dan menjaga Rupiah dengan baik, bangga Rupiah dengan menggunakannya dalam setiap transaksi tunai maupun non-tunai, serta paham Rupiah dengan menggunakannya secara bijak,” ujar Handi, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....