SMA 2 Ternate Usulkan Laboratorium Robotik, Is Suaib: Harus Diapresiasi
- 13 Mei 2026 18:48 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Daerah Pemilihan I meliputi Kota Ternate dan Halmahera Barat menggelar reses di SMA Negeri 2 Ternate, Rabu 13 Mei 2026.
Dalam forum serap aspirasi tersebut, para guru dan siswa menyampaikan berbagai usulan terkait peningkatan kualitas pendidikan, fasilitas sekolah, hingga persoalan lingkungan di Kota Ternate.
Salah satu aspirasi disampaikan guru pembina komunitas robotik SMA Negeri 2 Ternate, Iriyani, yang berhasil membawa dua siswanya mengikuti lomba robotik internasional di China.
Ia berharap dukungan DPRD Provinsi Maluku Utara tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan fasilitas pendidikan yang mampu mendukung prestasi siswa di tingkat global.
“Kami berharap dukungan DPRD tidak hanya fokus pada bangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia agar anak-anak bisa bersaing bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga internasional,” ujar Iriyani.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti persoalan darurat sampah di Kota Ternate yang dinilai membutuhkan solusi konkret dan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, penanganan sampah tidak cukup hanya dengan penyediaan tempat sampah, melainkan membutuhkan sistem pengelolaan yang berkelanjutan hingga memberikan nilai manfaat bagi masyarakat.
Iriyani juga mengusulkan adanya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, hingga narasumber nasional untuk menghadirkan program edukasi dan solusi teknologi terkait pengelolaan sampah.
Selain isu lingkungan, ia mengungkapkan keterbatasan fasilitas laboratorium robotik di sekolah. Saat ini, aktivitas komunitas robotik masih memanfaatkan laboratorium kimia sebagai tempat latihan.
“Kami belum punya laboratorium khusus robotik, padahal siswa sudah meraih prestasi internasional,” katanya.
Ia berharap DPRD dapat membantu pembangunan laboratorium robotik beserta pengadaan perangkat penunjang pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial yang kini mulai terintegrasi dalam kurikulum pendidikan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Is Suaib mengapresiasi prestasi siswa SMA Negeri 2 Ternate yang mampu meraih penghargaan internasional meski dengan keterbatasan fasilitas.
“Sekolah yang tidak punya laboratorium robotik tapi bisa juara internasional, ini luar biasa dan harus diapresiasi,” ujar Is Suaib.
Ia menilai anggaran daerah seharusnya lebih diarahkan pada program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan dibanding kegiatan yang kurang bermanfaat.
Menurutnya, dukungan terhadap fasilitas pendidikan seperti laboratorium dan sarana olahraga akan lebih memberi dampak positif bagi pengembangan generasi muda di Maluku Utara.
Dalam forum itu, Is Suaib juga menyinggung persoalan pengelolaan sampah di Kota Ternate yang dinilai belum optimal meski telah mendapat alokasi anggaran.
Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, karena persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan pemerintah.
Selain masalah lingkungan, Is Suaib turut menyoroti tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak, serta angka perceraian di Maluku Utara yang menurutnya membutuhkan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....