TPID Ternate Didorong Tetapkan HET Komoditas Barito
- 13 Mei 2026 13:41 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate–Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, Faisal Harun Dano Husein, berharap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate dapat mempertimbangkan regulasi Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas bawang, rica, dan tomat (Barito).
Menurut Faisal, penetapan HET penting agar pemerintah dapat melakukan intervensi harga guna membantu petani memperoleh kepastian harga jual yang lebih stabil.
| Baca juga: Mining Expo HMTP Unkhair Resmi Digelar |
“Paling tidak, jika ada regulasi harga, itu bisa sedikit membantu petani. Usulan ini sudah pernah saya sampaikan ke TPID. Dan langkah ini penting untuk dilakukan,” ujar Faisal, Rabu 13 Mei 2026.
Selain itu, Dinas Pertanian Kota Ternate saat ini juga terus berkolaborasi dengan para penyuluh pertanian untuk meningkatkan kompetensi, agar seluruh program pemerintah pusat maupun daerah dapat berjalan optimal.
“Keberhasilan program pertanian sangat bergantung pada peran penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan. Karena itu, kami bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) Maluku Utara untuk meningkatkan kapasitas penyuluh,” katanya.
Pelatihan tersebut telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan, kecuali Kecamatan Moti, Batang Dua, dan Pulau Hiri, dalam waktu dekat akan dilakukan pelatihan.
Faisal menjelaskan, peningkatan kapasitas penyuluh bertujuan agar petani mampu menganalisis usaha taninya secara lebih baik. Hal ini penting karena tingginya biaya produksi kerap menjadi kendala dan memengaruhi pendapatan petani, terutama ketika harga pasar tidak stabil.
“Dengan keterbatasan lahan, kami tetap berupaya meningkatkan produksi. Dukungan sarana produksi juga terus didorong, termasuk bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang dapat dimanfaatkan petani,” ujar Faisal, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....