Gubernur Sherly Sampaikan Duka atas Korban Erupsi Gunung Dukono
- 09 Mei 2026 20:08 WIB
- Ternate
Poin Utama
- Gunung Dukono kembali memakan korban jiwa, satu pendaki berinisial E ditemukan meninggal dunia sekitar 50 meter dari bibir kawah setelah operasi pencarian intensif tim SAR gabungan.
- Sherly Tjoanda menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta memberikan dukungan penuh kepada tim SAR yang bekerja di tengah aktivitas vulkanik tinggi dan medan berbahaya.
- Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dua korban lainnya setelah menemukan dua titik timbunan material pasir vulkanik yang telah dipetakan menggunakan koordinat GPS.
RRI.CO.ID, Tobelo - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan duka mendalam atas ditemukannya satu korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono, Sabtu 9 Mei 2026). Korban yang diketahui bernama Enjel ditemukan tim SAR gabungan di sekitar 50 meter dari bibir kawah setelah proses pencarian intensif dilakukan di tengah aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif.
Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
“Saya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Sherly dalam keterangan resmi Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mengapresiasi kerja keras tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, hingga tenaga kesehatan yang terus melakukan operasi pencarian di kawasan terdampak erupsi.
Berdasarkan laporan operasi, proses evakuasi mengalami kendala akibat timbunan pasir vulkanik dengan ketebalan bervariasi di area pencarian. Selain itu, tingginya aktivitas vulkanik Gunung Dukono turut menyulitkan proses penyisiran di lapangan.
Dalam operasi tersebut, tim SAR juga menemukan dua titik timbunan material pasir yang diduga berkaitan dengan dua korban lain yang hingga kini masih dalam pencarian. Kedua titik tersebut telah dipetakan menggunakan koordinat GPS dan akan menjadi fokus pencarian lanjutan pada Minggu 10 Mei 2026.
Sherly menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan dukungan penuh kepada seluruh personel SAR agar tetap mengutamakan keselamatan selama menjalankan misi kemanusiaan.
“Kita semua berharap proses pencarian berikutnya dapat berjalan lancar dan dua korban lainnya segera ditemukan. Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendukung penuh seluruh upaya kemanusiaan yang dilakukan aparat dan tim gabungan di lapangan,” katanya.
Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekomendasi otoritas terkait dan tidak beraktivitas di kawasan rawan di sekitar Gunung Dukono demi menghindari risiko bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....