Drone Brimob Malut Deteksi Pendaki Hilang saat Erupsi Dukono
- 09 Mei 2026 15:50 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Utara - Tim drone dari Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) yang diterjunkan ke puncak Dukono untuk melakukan membantu melakukan pencarian pencarian korban pada hari kedua operasi SAR terhadap 3 korban saat erupsi pada, Jumat, 8 Mei 2026 akhirnya terdeteksi. Jenazah korban terdeteksi Drone thermal milik Brimob Polda Malut pada titik koordinat tak jauh dari bibir kawah, Sabtu, 9 Mei 2026.
Koordinat tersebut langsung disampaikan ke BPBD Halmahera Utara dan Tim SAR gabungan di Posko Mamuya dan selanjutnya tim darat kemudian bergerak menyusuri rute berdasarkan data dari Drone Brimob.
“Tepat sekira pukul 14.20 WIT, tim evakuasi yang sampai di puncak memonitor satu korban tertimbun abu dan batuan di titik koordinat yang diberikan tim drone,” ujar Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani di Pos Pemantauan Dukono, Galela.

Danki Kompi 1 Yon A Pelopor Iptu Thilio Bintang Onasis yang berada di lokasi pencarian korban, membenarkan drone Brimob diterbangkan sejak pagi untuk sisir zona berbahaya.
“Setelah kabut mulai tipis, drone kami tangkap anomali di bibir kawah. Koordinat langsung kami teruskan ke BPBD dan Basarnas untuk ditindaklanjuti tim darat,” katanya
Korban ditemukan dalam kondisi tertimbun sebagian abu dan puing batuan. Identitasnya belum teridentifikasi dan saat ini masih proses evakuasi menuju ke pos Kotis. Dugaan sementara korban yang ditemukan MD merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Enjel, Perempuan.
Penemuan ini memangkas waktu pencarian di hari kedua Operasi SAR. Dari 20 pendaki, 17 sudah selamat dan dengan temuan ini tersisa 2 orang lagi yang masih dalam proses pencarian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....