Erupsi Dukono, 36 Personel Brimob Diterjunkan ke Halut
- 09 Mei 2026 08:08 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Puluhan personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Maluku Utara diterjunkan ke Halmahera Utara untuk melakukan pencarian hingga evakuasi para korban pasca erupsi gunung Dukono, Jumat, 8 Mei 2026.
Erupsi besar Gunung Dukono terjadi sekitar pukul 07.41 WIT dan berdasarkan hasil pemantauan, terlihat kolom abu berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi Gunung Dukono menghasilkan semburan kolom abu vulkanik mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak atau ±11.087 meter di atas permukaan laut.
Komandan satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Handri Wira Suriyana saat dikonfirmasi rri.co.id menjelaskan, 36 personil yang diterjunkan ke Halmahera Utara tersebut dengan rincian 30 personel tim pencari dan penyelamat dan 6 personel tim pendukung (tim Drone dan tim Kesehatan lapangan).
Dirinya mengakui, personel yang dikerahkan tersebut, untuk membantu proses pencarian, penyelamatan, dan evakuasi para korban sebagai bentuk quick respons penanganan darurat.
“Kami juga kerahkan 1 unit kendaraan khusus SAR Brimob menuju lokasi erupsi,” katanya.
Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk kesigapan dan respons cepat dalam membantu memberikan pertolongan serta evakuasi terhadap para pendaki yang terjebak erupsi Gunung Dukono.
”Brimob hadir bersinergi dengan TNI dan pemerintah, serta berkolaborasi bersama masyarakat dalam melaksanakan misi kemanusiaan,” katanya.
Tim SAR Brimob bersama unsur TNI, Basarnas, dan stakeholder lainnya melakukan pendakian menuju titik lokasi para korban berada. Jarak tempuh yang dilalui sekitar ±7 km dengan estimasi waktu perjalanan berjalan kaki sekitar ±3 jam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....