Sofifi Diproyeksikan Jadi Kota Modern dan Berkelanjutan di Timur Indonesia

  • 08 Mei 2026 04:41 WIB
  •  Ternate
Poin Utama
  • Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional bersama Bank Dunia tengah menyusun masterplan pengembangan Sofifi sebagai pusat pemerintahan modern dan berkelanjutan di Maluku Utara.
  • Pengembangan Sofifi diprioritaskan secara nasional dengan fokus pada pembangunan terintegrasi, penataan kawasan, infrastruktur, serta penguatan fungsi ibu kota provinsi.
  • Pemerintah Provinsi Maluku Utara diminta menyiapkan dokumen teknis dan kesiapan lahan agar pembangunan Sofifi dapat segera direalisasikan melalui dukungan anggaran pusat.

RRI.CO.ID, Ternate – Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menegaskan komitmennya mendukung pengembangan Sofifi sebagai pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medrilzam dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel, Kamis 7 Mei 2026.

Menurut Medrilzam, Sofifi menjadi salah satu prioritas nasional bersama Tanjung Selor dalam penguatan fungsi ibu kota provinsi. Saat ini, Bappenas bersama Bank Dunia tengah menyusun dokumen pra-masterplan sebagai dasar pengembangan kawasan secara menyeluruh.

“Kami ingin memastikan fungsi ibu kota di Sofifi semakin kuat. Masterplan yang sedang disusun ditargetkan rampung tahun ini dan akan menjadi acuan pembangunan lintas kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan Sofifi tidak hanya difokuskan pada pembangunan perkantoran pemerintahan, tetapi juga diarahkan menjadi kawasan perkotaan yang tertata, nyaman, dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medrilzam paparkan perencanaan pembangunan Sofifi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara.(Foto: Ajir/RRI).

Perencanaan tersebut mencakup penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL), pedoman desain perkotaan atau Urban Design Guideline (UDGL), hingga dukungan alokasi anggaran pusat untuk mempercepat implementasi pembangunan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyambut positif dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan Sofifi. Menurutnya, keberadaan masterplan yang jelas akan memperkuat arah pembangunan sekaligus membuka peluang masuknya investasi dan dukungan infrastruktur dari berbagai kementerian.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga diminta segera menyiapkan sejumlah kebutuhan teknis, termasuk Detail Engineering Design (DED) serta kesiapan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat ketika dukungan anggaran pusat mulai direalisasikan.

Dengan pengembangan tersebut, Sofifi diharapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan, tetapi juga tumbuh sebagai kawasan ekonomi baru yang mampu mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Langkah kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Sofifi sebagai ibu kota provinsi yang representatif, modern, dan berdaya saing di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....