AJI Ternate Soroti Kesejahteraan Jurnalis
- 04 Mei 2026 12:30 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dan momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate menggelar aksi di depan Taman Landmark Ternate, Senin 4 Mei 2026.
Aksi tersebut melibatkan sejumlah organisasi dan komunitas pers, di antaranya Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku Utara, Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Maluku Utara, pers mahasiswa Aspirasi dan Mantra, Peliputan Kota, Peliputan Hukum Kriminal, serta Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Dalam aksi itu, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain menghentikan praktik Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dan memastikan perlindungan hukum bagi pekerja. Menuntut upah layak dan jaminan sosial yang merata, serta penghentian kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis maupun aktivis.
Selain itu, massa mendesak jaminan kebebasan pers dan hak atas informasi tanpa intervensi juga menolak eksploitasi sumber daya alam yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat, serta menuntut kebijakan publik yang berpihak pada rakyat, transparan, dan berkeadilan. Praktik swasensor yang dinilai mengancam independensi pers juga menjadi sorotan.
Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, menegaskan pihaknya akan terus menyuarakan kesejahteraan dan kebebasan jurnalis.
“Jurnalis berhak mendapatkan hak-haknya. Kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis dan aktivis harus dihentikan. Kondisi di lapangan masih jauh dari harapan, sehingga perjuangan kolektif harus terus diperkuat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris SIEJ Simpul Maluku Utara, Ikram Salim, menilai banyak jurnalis belum mendapatkan upah yang layak.
“Momentum Hari Buruh menjadi ruang bagi jurnalis untuk menyuarakan hak-hak pekerja, termasuk jurnalis dan buruh secara umum,” katanya.
Ia menambahkan, Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum perlawanan terhadap ketidakadilan struktural, mulai dari persoalan upah yang tidak layak hingga intervensi dalam kerja-kerja jurnalistik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....