BI Maluku Utara Luncurkan SERUMBI 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
- 24 Apr 2026 18:46 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan kembali Program Serangkaian Kurasi UMKM & Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (SERUMBI) tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
SERUMBI dihadirkan sebagai motor penggerak bagi pelaku usaha lokal untuk “naik kelas". Melalui penguatan digitalisasi, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar ke level yang lebih luas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, menegaskan bahwa fokus utama program SERUMBI tahun ini adalah ekstensifikasi atau perluasan jangkauan. Hal ini dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata oleh pelaku UMKM di seluruh wilayah Maluku Utara.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang lebih terpusat di Kota Ternate, Bank Indonesia kini berkomitmen mendorong pengembangan ekonomi yang inklusif dengan menjangkau pelaku usaha hingga ke daerah-daerah. “Program SERUMBI merupakan upaya sistematis untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal agar tidak hanya kuat di pasar daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” ujar Handi Susila, Kamis, 23 April 2026.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas UMKM menjadi kunci penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Rangkaian kegiatan SERUMBI 2026 telah dimulai sejak April dengan tahap pendaftaran dan seleksi administrasi bagi pelaku usaha yang berminat. Tahapan ini menjadi pintu awal untuk menjaring UMKM potensial yang siap dikembangkan.
Selanjutnya, pada 11 Mei 2026 akan digelar seminar dan assessment yang berfokus pada kewirausahaan digital dan penguatan ekonomi pelaku usaha. Memasuki tahap berikutnya, pada 12 hingga 13 Mei 2026 akan dilaksanakan kurasi produk yang melibatkan para ahli profesional. Proses ini bertujuan memastikan produk peserta telah memenuhi standar kualitas dan kesiapan pasar.
Kemudian, pada 22 hingga 26 Mei 2026, peserta akan mengikuti pelatihan intensif dalam bentuk bootcamp guna memperkuat kapasitas bisnis dan strategi pengembangan usaha.
Tidak hanya berhenti pada pelatihan, peserta terpilih juga akan mendapatkan pendampingan onboarding pada Juni, serta mentoring berkelanjutan dari Juli hingga Oktober 2026. Pendampingan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi UMKM menjadi lebih adaptif dan kompetitif.
Puncak program akan ditandai dengan acara apresiasi UMKM yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 sebagai bentuk pengakuan atas capaian para peserta.
Selain peningkatan kapasitas, alumni SERUMBI juga memiliki peluang besar untuk mempromosikan produknya di berbagai ajang bergengsi tingkat nasional. Kegiatan tersebut menjadi sarana strategis untuk memperluas jaringan dan meningkatkan visibilitas produk.
Beberapa di antaranya yakni Festival Salawaku, Malut Halal Fair, Karya Kreatif Indonesia (KKI), hingga Indonesia Syari’ah Economic Festival (ISEF) yang menjadi pintu masuk bagi UMKM menuju pasar global yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....