Gelombang Tinggi, Gubernur Sherly Imbau Warga Prioritaskan Keselamatan
- 16 Apr 2026 09:31 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya gelombang tinggi di sejumlah perairan wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari ke depan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kelas I Sultan Baabullah Ternate terkait potensi gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter yang diperkirakan terjadi pada periode 15–18 April 2026.
Menurut Sherly, meningkatnya curah hujan disertai hembusan angin kencang berpotensi memicu kecelakaan serta gangguan kesehatan. Karena itu, ia meminta warga selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengutamakan keselamatan diri maupun keluarga.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Tetap waspada dan jangan memaksakan aktivitas jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ujar Sherly dalam keterangannya, Kamis 16 April 2026.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada para nelayan yang sehari-hari menggantungkan mata pencaharian di laut. Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara itu menegaskan pentingnya memantau perkembangan cuaca dan kondisi gelombang sebelum melaut.
Menurutnya, langkah preventif tersebut sangat penting untuk menekan risiko kecelakaan di laut, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.
Berdasarkan surat edaran BMKG Sultan Baabullah Nomor NO.B/ME.01.05/PDGT/15/KTTE/IV/2026, potensi gelombang tinggi diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan, antara lain Laut Morotai, Batang Dua, Loloda, serta Pulau Gebe.
BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipicu pola angin di wilayah utara Indonesia yang bergerak dari barat hingga utara dengan kecepatan sekitar 5–20 knot.
Sherly kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan setiap peringatan dini yang dikeluarkan BMKG maupun arahan dari instansi terkait. Menurutnya, kepatuhan terhadap informasi resmi menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....