Dikbud Malut Beri Pembekalan 27 Kepsek usai Dilantik

  • 15 Apr 2026 14:59 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sebanyak 27 kepala sekolah yang baru dilantik di Provinsi Maluku Utara langsung mengikuti orientasi dan pendalaman tugas yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Ki Hajar Dewantoro, lantai 2 Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sofifi, Rabu 15 April 2026.

Orientasi tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan para kepala sekolah siap menjalankan tugas dan tanggung jawab di satuan pendidikan masing-masing. Materi yang diberikan menitikberatkan pada penguatan manajemen sekolah, pengelolaan anggaran, hingga mekanisme pertanggungjawaban keuangan.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Ramly Kamaludi, menjelaskan pembekalan ini penting agar kepala sekolah baru memiliki pemahaman menyeluruh terkait tata kelola pendidikan.

“Tujuannya memberikan pembekalan kepada para kepala sekolah, terutama terkait manajemen sekolah, pengelolaan anggaran, serta mekanisme pertanggungjawaban keuangan,” ucapnya.

Untuk memperkuat materi, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Kantor KGTK Maluku Utara, Inspektorat Maluku Utara, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menegaskan kepala sekolah harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, kesiapan sejak awal sangat menentukan keberhasilan kepemimpinan di sekolah.

Ia menekankan pentingnya setiap kepala sekolah memiliki data dasar sebelum mulai bertugas, seperti rapor pendidikan sekolah, kondisi keuangan, hingga sistem manajemen yang sedang berjalan. Data tersebut dinilai penting sebagai pijakan untuk mengevaluasi kinerja dan merancang program perbaikan ke depan.

Abubakar juga menyebut proses pengangkatan pejabat kini semakin mengarah pada sistem merit, sehingga para kepala sekolah yang baru dilantik diyakini memiliki kompetensi kepemimpinan yang memadai.

“Karena itu, kita harus optimistis dalam mewujudkan target bersama, yakni menghadirkan sekolah bermutu untuk semua,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....