CJH Ternate Siap Berangkat Dua Kloter
- 14 Apr 2026 17:38 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Ternate, Muhammad Ichsan, menyatakan jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Ternate tahun 2026 sebanyak 556 orang. Para jemaah tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) yakni kloter 13 dan kloter 15.
CJH Kota Ternate ini merupakan pendaftar dengan masa antrean sejak tahun 2014 hingga 2016. Pembagian kloter dilakukan sebagai bagian dari pengaturan keberangkatan jemaah menuju embarkasi haji secara bertahap.
Untuk kloter 13 dijadwalkan masuk Asrama Haji Ngade pada 28 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Makassar pada 29 April. Sementara itu, kloter 15 dijadwalkan masuk asrama pada 29 April dan berangkat ke Makassar pada 30 April 2026.
Jadwal tersebut telah disusun guna memastikan proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar. Asrama Haji Ngade akan menjadi titik transit sebelum para jemaah melanjutkan perjalanan ke embarkasi Makassar.
Muhammad Ichsan menjelaskan biaya embarkasi yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota sebesar Rp4.092.661 per jemaah. Besaran biaya tersebut berlaku bagi seluruh jemaah di wilayah Maluku Utara.
“Jadi kabupaten/kota menanggung 50 persen dan sisanya 50 persen dari pemerintah provinsi. Saat ini kami masih menunggu SK penetapan dari gubernur sebagai dasar bagi kabupaten/kota untuk memproses pembayaran melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Maluku Utara,” ujar Ichsan, Selasa, 14 April 2026.
Ia menambahkan, persiapan keberangkatan terus dimatangkan melalui berbagai langkah teknis, termasuk rapat koordinasi lintas instansi. Selain itu, kesiapan fasilitas di Asrama Haji Ngade juga telah dipastikan untuk mendukung kelancaran proses pemberangkatan. “Dari sisi teknis, manasik haji telah selesai dilaksanakan. Kondisi kesehatan jemaah juga terus dipantau,” katanya.
Pemerintah Kota Ternate berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan menjelang waktu keberangkatan. Hal ini penting untuk menghindari kendala yang dapat menghambat proses ibadah haji. Rencananya, para jemaah akan diantar langsung oleh kepala daerah atau perwakilan pemerintah daerah menuju Makassar sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada para calon tamu Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....