Peringatan Tsunami Berakhir, Warga Malut Tetap Diminta Waspada

  • 02 Apr 2026 11:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Kondisi di Maluku Utara berangsur kondusif setelah otoritas resmi memastikan peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa kuat pada Kamis 2 April 2026 telah berakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan hasil pemantauan dan analisis terbaru yang menyimpulkan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 7,6 tidak lagi berpotensi memicu tsunami yang membahayakan. Kepastian ini memberi rasa aman bagi warga yang sebelumnya melakukan evakuasi mandiri ke daerah yang lebih tinggi.

Sebelumnya, gempa yang berpusat di laut sekitar 129 kilometer tenggara Bitung sempat menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah, termasuk Ternate, Tidore Kepulauan, dan Halmahera Barat. Warga pesisir bergegas menjauh dari pantai, sementara pemerintah daerah langsung mengaktifkan langkah tanggap darurat.

Dengan berakhirnya status peringatan, masyarakat kini diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Namun demikian, pemerintah tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan imbauan menenangkan kepada masyarakat.

“Puji syukur, berdasarkan informasi resmi, peringatan tsunami telah berakhir. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali beraktivitas secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas respons cepat masyarakat dalam menghadapi situasi darurat tersebut.

“Ketenangan dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan adalah kunci. Tetap waspada, terus pantau informasi resmi, dan saling menjaga satu sama lain,” ucapnya.

Pemerintah daerah hingga kini masih dalam kondisi siaga dengan terus melakukan pendataan dampak gempa serta memastikan penanganan terhadap warga terdampak, termasuk kerusakan bangunan di sejumlah wilayah, dapat segera dilakukan.

Seiring kondisi yang mulai pulih, masyarakat kembali diingatkan untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....