Organisasi Pemuda Dukung Reformasi Digital Gubernur Sherly

  • 03 Mar 2026 20:37 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Dua organisasi kepemudaan Islam di Maluku Utara, yakni Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam mendorong transformasi digital pemerintahan melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menilai langkah gubernur melakukan kunjungan belajar ke Jawa Timur sebagai bentuk kepemimpinan yang terbuka dan progresif. Menurutnya, belajar dari daerah dengan capaian SPBE tinggi menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola pemerintahan.

“Belajar dari daerah yang memiliki capaian SPBE tinggi menunjukkan keseriusan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Transformasi digital bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Syarif kepada rri.co.id, Selasa 3 Maret 2026.

Ia menegaskan, GP Ansor mendukung sekaligus siap mengawal agar agenda transformasi digital benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan publik serta pemberantasan praktik birokrasi yang tidak efektif.

Syarif juga menekankan pentingnya penguatan regulasi pendukung, seperti Surat Keputusan (SK) dan Peraturan Gubernur (Pergub), agar transformasi digital memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly, menyebut digitalisasi pemerintahan saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, pelayanan publik harus beradaptasi agar semakin efektif, efisien, dan responsif. Digitalisasi akan meminimalisir birokrasi yang berbelit serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah,” ucapnya.

Kedua organisasi juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang tidak hanya berfokus pada penguatan sistem digital, tetapi turut menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu langkah konkret yang disoroti adalah rencana pengiriman putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di SMKN 4 Malang.

Menurut mereka, transformasi yang berkelanjutan harus bertumpu pada dua pilar utama, yakni sistem pemerintahan yang kuat dan SDM yang unggul. Kolaborasi antara pemerintah dan elemen kepemudaan dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang inklusif dan berdaya saing.

PW GP Ansor Maluku Utara dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara pun menyatakan kesiapan untuk berkontribusi melalui penguatan literasi digital, partisipasi dalam pengawasan publik, serta peningkatan kapasitas generasi muda.

Keduanya berharap agenda transformasi digital di Maluku Utara dapat dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan, sehingga provinsi ini mampu menjadi daerah unggul dalam pelayanan publik berbasis digital serta kompetitif di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....