Harga Beras hingga Daging Dikawal Ketat di Ternate
- 13 Feb 2026 18:55 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah pusat bersama daerah memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman dengan harga terjangkau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, saat membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional yang dipantau secara virtual di 1.218 titik se-Indonesia, termasuk di Maluku Utara, Jumat 13 Februari 2026.
Program ini digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas strategis menjelang Ramadan, Idul Fitri, Nyepi, hingga Tahun Baru Imlek 2026.
Dalam arahannya, Amran menegaskan bahwa kondisi ketahanan pangan nasional saat ini berada pada level sangat kuat. Stok beras pemerintah per Februari 2026 tercatat mencapai 3,4 juta ton, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1,5 juta ton.
“Ini merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah meminta seluruh pelaku usaha mematuhi Harga Eceran Tertinggi. Ini perintah langsung Presiden, tidak boleh ada yang bermain harga,” ujarnya.
Selain beras, pemerintah juga menyiapkan cadangan SPHP sebesar 1,5 juta ton dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram serta minyak goreng sebanyak 700 ribu ton yang dijual tidak lebih dari Rp15.700 per liter.
Amran turut menginstruksikan Satuan Tugas Pangan bersama jajaran kepolisian di daerah untuk melakukan pengawasan ketat. Pelaku usaha yang terbukti menjual komoditas di atas HET terancam pencabutan izin secara permanen.
“Telusuri hingga ke produsennya. Tidak ada toleransi. Kita harus tegas demi melindungi rakyat,” ucap Amran.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melaporkan bahwa pelaksanaan GPM di wilayahnya berlangsung serentak di Ternate serta sembilan kabupaten/kota lainnya sebagai langkah menekan inflasi daerah.
“Stok logistik aman hingga akhir Ramadan. Kelangkaan LPG yang sempat terjadi beberapa hari lalu sudah teratasi. Kami juga berupaya menurunkan harga daging sapi di Ternate dari Rp150 ribu kembali ke harga regulasi Rp140 ribu per kilogram,” ucapnya.
Di Kota Ternate, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pangan menyalurkan 1.000 paket sembako murah. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 kilogram, dan gula pasir 2 kilogram dengan nilai pasar sekitar Rp170 ribu, namun disubsidi besar sehingga masyarakat cukup membayar Rp50 ribu.
Kegiatan nasional ini turut dihadiri jajaran kementerian dan lembaga, termasuk pimpinan Perum Bulog, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia secara daring.
Melalui langkah terpadu ini, pemerintah optimistis stabilitas pangan nasional dapat terjaga, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar menjelang momentum keagamaan besar tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....