Gubernur Sherly Kawal Kesiapan Operasional RSUD Maba
- 30 Jan 2026 21:36 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Maba- Sebagai wujud komitmen memperkuat layanan kesehatan di Maluku Utara, Gubernur Maluku Utara menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi terus mengawal kesiapan operasional fasilitas kesehatan strategis di daerah. Hal itu ditunjukkan melalui pendampingan langsung Gubernur saat Menteri Kesehatan RI melakukan peninjauan kesiapan operasional rumah sakit rujukan di Kabupaten Halmahera Timur, Jumat 30 Januari 2026.
Menurut Gubernur, peninjauan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan rumah sakit yang akan diresmikan benar-benar siap memberikan layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur, sistem pelayanan, dan kualitas layanan hingga ke tingkat kabupaten.
Gubernur juga menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam percepatan operasional fasilitas kesehatan tersebut. Dalam kunjungan itu, rombongan turut didampingi Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub dan disambut unsur pimpinan daerah, di antaranya Ketua DPRD Halmahera Timur Idrus E. Maneke, Kapolres Halmahera Timur AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Timur Firdaus Affandi.
Menurut Gubernur, kehadiran lintas unsur ini mencerminkan dukungan kolektif terhadap penguatan layanan kesehatan di daerah. Dikatakan, RSUD Maba sebagai rumah sakit tipe C dengan gedung medis tiga lantai merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama pihak kontraktor pelaksana.
“Keberadaan rumah sakit ini diharapkan memperluas akses layanan rujukan medis, khususnya bagi masyarakat wilayah pesisir dan kepulauan, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan regional di Maluku Utara,”ucapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Kesehatan meninjau langsung sejumlah unit layanan, mulai dari ruang rawat inap hingga fasilitas penunjang medis lainnya. Ia menilai tata ruang, alur pelayanan, dan kesiapan infrastruktur RSUD Maba telah memenuhi standar awal operasional.
“Hasil peninjauan saya, RSUD Maba ini bagus. Dari ruangan ke ruangan sudah tertata dengan baik,” ujar Menkes kepada wartawan di lokasi.
Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan sebagai bagian dari kesiapan operasional rumah sakit. Menkes menyampaikan bahwa pada tahap awal operasional, pemerintah pusat akan mengirim tenaga medis melalui skema penugasan khusus selama satu tahun, sembari mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kesehatan lokal secara berkelanjutan.
“Tenaga medis akan ditugaskan dari pusat selama satu tahun. Sementara pemerintah daerah diharapkan proaktif menyiapkan SDM lokal, baik dengan merekrut putra-putri Maluku Utara maupun menyekolahkan mereka,” ucapnya.
Menurut Gubernur, kebijakan tersebut menjadi strategi penting untuk menjamin keberlanjutan mutu layanan kesehatan sekaligus membangun kemandirian tenaga medis lokal dalam jangka panjang.
Terkait rencana peresmian RSUD Maba oleh Presiden, Menkes menyampaikan pihaknya masih menunggu kepastian agenda.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Kami masih menunggu jadwal dan kesiapan Bapak Presiden,” ujarnya.
Gubernur menegaskan bahwa kunjungan kerja ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan layanan kesehatan berkualitas di wilayah Maluku Utara, serta memastikan pembangunan infrastruktur kesehatan berjalan seiring dengan kesiapan SDM dan tata kelola layanan yang profesional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....