BPH Migas Jadi Ahli Penyelundupan BBM di Ternate

  • 21 Jan 2026 12:52 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Tim Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Ternate selatan terus melakukan penyelidikan kasus dugaan penyelundupan puluhan jerigen berisikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah.

Bahkan dalam tahap penyelidikan ini, tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk saksi ahli dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Fatmawati Sukur, saat dikonfirmasi, Rabu 21 Januari 2026 mengatakan, dalam penyelidikan sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, salah satunya adalah Sales Branch Manager (SBM) Pertamina.

Pemeriksaan terhadap SBM Pertamina ini lanjut Kapolsek, terfokus pada standar penjualan minyak tanah yang keluar dari masyarakat dengan ukuran jerigen 25 liter tersebut diperbolehkan atau tidak.

"Untuk saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Jadi saat ini, kami (Polsek) tinggal menunggu waktunya ahli Migas, karena kami juga menyesuaikan waktunya ahli," ujarnya.

Kapolsek juga mengaku, jika keterangan ahli migas sudah didapatkan oleh penyidik, maka langkah selanjutnya adalah gelar untuk menentukan kasusnya.

"Yang jelas keterangan ahli didapatkan, berarti langsung gelar untuk menentukan posisi kasus. Kita berdoa biar waktunya ahli ada agar keterangan cepat diberikan. Karena Polsek menginginkan kasus ini cepat agar fokus pada kegiatan lainya," ucapnya mengakhiri.

Untuk diketahui, dari penyelidikan awal, Reskrim Polsek Ternate Selatan telah menemukan 6 orang pemilik minyak tanah yang diamankan. 6 orang tersebut, masing-masing berinisial, SP alias Imin (31), IR alias Mail (20), HJY alias Udin (72), NMN alias Niryati (46), ANR alias Amirudin (58) dan AS alias Arkam (32).

Sebelumnya, Polsek Ternate Selatan mengamankan minyak tanah sebanyak 1.800 Liter dimuat ke dalam 72 jerigen di atas kapal Makaeling dengan tujuan keberangkatan ke Gane Barat. Minyak tanah yang diduga diselundupkan itu berhasil diamankan anggota Polsek Ternate Selatan, pada Rabu 17 September 2025 lalu, sekira pukul 02:00 WIT dini hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....