Peringatan Hari Demam Berdarah ASEAN, menuju Nol Kematian akibat Dengue

  • 15 Jun 2026 08:57 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Hari Demam Berdarah ASEAN diperingati pada 15 Juni setiap tahun. Seperti namanya, peringatan ini diprakarsai oleh ASEAN yang digagas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 di Hanoi, Vietnam, pada tanggal 30 Oktober 2010.

Indonesia dalam KTT tersebut, menjadi pelopor peringatan Hari Demam Berdarah ASEAN. Deklarasi Jakarta melawan DBD kemudian disepakati oleh 11 negara ASEAN untuk memperkuat kerjasama dan komitmen regional dalam upaya pengendalian DBD.

Mengutip berbagai sumber, negara-negara ASEAN sepakat menjadikan masalah dengue sebagai isu prioritas kesehatan regional. Hal ini memerlukan kolaborasi lintas batas dan strategi pencegahan yang efektif.

Hari Demam Berdarah ASEAN, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong gerakan pemberantasan sarang nyamuk (seperti 3M Plus). Peringatan ini juga untuk memperkuat komitmen antarnegara anggota ASEAN dalam menekan angka kematian akibat DBD.

Di Indonesia Hari Demam Berdarah ASEAN, menjadi waktu yang strategis oleh Kementerian Kesehatan RI, mensosialisasikan kampanye nasional. Diantaranya seperti program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik dan target menuju Zero Dengue (nol kematian akibat dengue).

Tema Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) tahun ini adalah ASEAN United: Zero Dengue Deaths - A Future We Build Together by 2030.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....