RRI.CO.ID, Ternate - Hari Bumi pertama kali diperingati pada 22 April 1970 di Amerika Serikat, dipelopori oleh Senator Gaylord Nelson sebagai respons terhadap kerusakan lingkungan masif. Aksi ini melibatkan 20 juta orang, memicu gerakan lingkungan modern, serta menghasilkan kebijakan penting seperti pembentukan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).
Berikut poin penting tentang hari bumi :
Latar Belakang
Kesadaran muncul setelah publik membaca buku "Silent Spring" (1962) karya Rachel Carson yang menyoroti dampak polusi, ditambah insiden tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California, tahun 1969.
Pendiri: Senator Gaylord Nelson, seorang pengajar lingkungan hidup, menggagas konsep teach-in (pendidikan lingkungan) di kampus-kampus untuk mendorong kesadaran masyarakat.
Pelaksanaan: Denis Hayes mengoordinasikan aksi 22 April 1970, menjadikannya protes satu hari terbesar dalam sejarah AS yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
Dampak: Peringatan pertama ini berhasil mendorong pengesahan Undang-Undang Udara Bersih dan Air Bersih di AS.
Menjadi Global: Pada tahun 1990, Hari Bumi menjadi gerakan global yang diikuti oleh lebih dari 140 negara, berfokus pada isu lingkungan seperti perubahan iklim dan daur ulang.
Tahun 2026 peringatan hari bumi mengangkat tema "Our Power, Our Planet" atau "Kekuatan Kita, Planet Kita" menyoroti pentingnya tindakan individu dan kolektif terhadap stabilitas iklim dan energi bersih. Hari Bumi kini menjadi gerakan global tahunan, mendorong kebijakan lingkungan yang lebih kuat serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem planet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....