Masyarakat Indonesia Paling Malas untuk Berjalan Kaki
- 13 Feb 2025 13:28 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Masyarakat Indonesia menjadi salah satu masyarakat di dunia yang malas untuk berjalan kaki. Hal tersebut merujuk kepada jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Stanford, Amerika Serikat yang diterbitkan di laman Nature pada tahun 2017.
Jurnal ilmiah yang berjudul "Large -scale Physical Activity Data Reveal Worldwide Acitivity Inequality" melibatkan beberapa peneliti dari berbagai bidang keilmuan. Seperti departemen Ilmu Komputer, Bio-Engineering, Riset Kesehatan dan Kebijakan, Kedokteran, dan keilmuan lainnya.
Studi tersebut menggunakan analisis yang menelaah kebiasaan berjalan kaki oleh masyarakat di 46 negara dengan lebih 1000 subjek penelitian. Dalam studi ilmiah tersebut, masyarakat Indonesia berada di urutan yang paling rendah dengan rata-rata 3513 langkah per hari.

Trotoar bagi pejalan kaki yang tampak rusak dan tidak dibenahi di Kota Ternate, Maluku Utara.Merujuk Dr. Ernawati Hendrakusumah, Kepala Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Bandung yang dilansir pada laman ITS, salah satu alasan masyarakat Indonesia malas berjalan kaki karena minim dan kurangnya infrastruktur yang memadai.Foto: RRI/Mario Panggabean
Masyarakat Hong Kong menjadi pemimpin teratas dalam hal kebiasaan masyarakatnya untuk berjalan kaki. Rata -rata masyarakat Hong Kong berjalan kaki sebanyak 6880 langkah setiap hari.
| Baca juga: QRIS Resmi Bisa Dipakai Transaksi di China |
Padahal dengan melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki dapat meningkatkan kesehatan, keseimbangan dan pergerakan tubuh. Selain itu dapat mengurangi gejala depresi dan kecemasan hingga membantu untuk mempertahankan berat badan yang sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....