Pemkot Tidore Pastikan Cadangan Pangan Daerah Tetap Tersedia

  • 02 Okt 2026 11:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID,Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, memastikan ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi kekurangan pangan, gejolak harga, bencana alam, bencana sosial, hingga keadaan darurat.

Hal itu disampaikan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tidore Kepulauan, Taher Husain, saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan CPPD di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kamis 1 Oktober 2026.

Taher mengatakan, ketersediaan cadangan pangan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan serta penyaluran cadangan pangan.

“Kami sangat mengharapkan kerja sama dan kolaborasi dari OPD terkait untuk terus bersinergi dalam pelaksanaan ketersediaan pangan bagi kebutuhan masyarakat Kota Tidore,” kata Taher.

Menurut dia, cadangan pangan harus dapat dimanfaatkan sesuai kondisi dan kebutuhan daerah. Penyalurannya antara lain dapat dilakukan ketika terjadi kekurangan pangan, gejolak harga, bencana alam, bencana sosial, maupun keadaan darurat lainnya.

Dengan demikian, kata Taher, pemerintah daerah memiliki stok pangan yang dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Yakub Maradjabessy, mengatakan pemerintah daerah telah menyediakan CPPD sebanyak 15 ton pada 2025.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7,4 ton telah disalurkan. Adapun sisa 8,6 ton kemudian ditetapkan sebagai cadangan CPPD untuk 2026 dan saat ini masih tersimpan di gudang Bulog.

Yakub menjelaskan, pelaksanaan CPPD mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 37 Tahun 2025. Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan daerah.

“Pelaksanaan CPPD dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan daerah, baik itu kekurangan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam, bencana sosial dan keadaan darurat lainnya, maupun bantuan pangan untuk masyarakat rawan pangan atau keperluan lain yang ditetapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Yakub.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan Fauzi Robo, Kepala Dinas Sosial Amin Hasan, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Saiful Bahri Ace, serta perwakilan OPD terkait.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....