Kolaborasi Kementerian PU dan PDAM Bantu Warga Tidore Atasi Krisis Air Bersih
- 31 Jul 2026 08:34 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID,Tidore – Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan (BPBPK), Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, dan PDAM Ake Mayora Kota Tidore Kepulauan berkolaborasi menyalurkan bantuan air bersih secara gratis kepada warga Kelurahan Afa-Afa, Kecamatan Tidore Utara, Rabu 29 Juli 2026
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respons terhadap dampak musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Tidore Kepulauan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Direktur PDAM Ake Mayora Kota Tidore Kepulauan, Abubakar Nurdin, mengatakan penyaluran dilakukan di RT 07, RT 08, dan RT 09 menggunakan dua unit mobil tangki dengan total kapasitas 16.000 liter air bersih.
"Penyaluran dilakukan menggunakan dua armada mobil tangki, masing-masing dari PDAM Ake Mayora dan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPBPK dan BWS Maluku Utara," kata Abubakar.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya tanggap darurat musim kemarau yang dilaksanakan secara bersama oleh Kementerian Pekerjaan Umum, BPBPK, BWS Maluku Utara, dan PDAM Ake Mayora.
Menurut dia, penyaluran air bersih ke wilayah dataran tinggi seperti Kelurahan Afa-Afa menjadi pengalaman pertama yang dilakukan tanpa dipungut biaya.
"Kami mengapresiasi program ini karena sangat membantu masyarakat, khususnya yang berada di wilayah dataran tinggi dan mengalami kesulitan air bersih," ujarnya.
Abubakar berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Afa-Afa, tetapi dapat diperluas ke wilayah lain yang juga terdampak kekeringan.
Setelah penyaluran di Kelurahan Afa-Afa, pihaknya berencana menjangkau sejumlah wilayah dataran tinggi lainnya, seperti Kelurahan Folarora, Tambula, Kalaodi, Gurabunga, dan Topo.
Sementara itu, Staf UP1 Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, M. Tajul Mutadri, mengatakan kolaborasi penyaluran air bersih antara BWS, BPBPK, dan PDAM Ake Mayora baru pertama kali dilakukan di Kelurahan Afa-Afa.
Menurut dia, untuk wilayah lain yang belum menerima bantuan, pihaknya masih melakukan pendataan sebelum diajukan kepada pimpinan sebagai dasar tindak lanjut.
"Kami mendata terlebih dahulu daerah yang membutuhkan, kemudian hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya," katanya.
Ia menambahkan, total air bersih yang disalurkan mencapai 16.000 liter. Namun, distribusi ke wilayah yang memiliki akses jalan menanjak, seperti Gurabunga, masih akan dikaji karena mempertimbangkan kemampuan armada mobil tangki.
"Kami akan melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah armada dapat menjangkau wilayah tersebut. Keputusan penyaluran selanjutnya juga menunggu arahan pimpinan," ujarnya.
Tajul menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan PDAM Ake Mayora, armada kemungkinan tetap dapat menuju Gurabunga, namun dengan muatan air yang tidak penuh demi menjaga keselamatan kendaraan saat melewati jalur menanjak.
Ia menambahkan, seluruh air bersih yang disalurkan berasal dari bak penampungan di Kelurahan Mareku.
Ketua RT 09 Kelurahan Afa-Afa, Sul Samsudin, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diterima warganya di tengah musim kemarau.
"Alhamdulillah, saat ini warga memang sangat membutuhkan air bersih. Bantuan ini sangat membantu masyarakat," katanya.
Sul berharap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dapat memperluas jaringan layanan PDAM hingga ke RT 09 yang selama ini belum terlayani.
"Di wilayah kami belum ada jaringan PDAM. Saat musim kemarau seperti sekarang, masyarakat sangat kesulitan mendapatkan air. Kami berharap bantuan seperti ini dapat terus berlanjut," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan air bersih pernah disalurkan sebelumnya, namun jumlahnya terbatas sehingga tidak seluruh warga dapat menikmati manfaatnya. Sebagian warga bahkan harus membeli air bersih menggunakan mobil tangki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....