Sekda Tidore Tekankan Sinergi Lintas OPD Hadapi Penilaian Pangan Aman BPOM
- 11 Jun 2026 17:52 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore – Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, menerima kunjungan koordinasi Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara terkait pelaksanaan penilaian Tools Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekda, Kamis 11 Juni 2026, dipimpin Ketua Tim Program Prioritas Nasional BPOM Maluku Utara, Sjafri Ahmad, bersama jajaran.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program pengawasan keamanan pangan terpadu serta penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.
Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo dalam arahannya menegaskan pentingnya peran Dinas Kesehatan sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi pengampu utama program tersebut. Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan untuk aktif melakukan koordinasi lintas sektor sekaligus mempersiapkan seluruh data dan dokumen pendukung yang dibutuhkan oleh tim penilai dari BPOM.
"Kami berharap program pangan aman ini dapat berjalan secara optimal. Kuncinya adalah membangun koordinasi dan sinergi yang baik antarperangkat daerah terkait," ujar Ismail.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program pangan aman tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi memerlukan kolaborasi berbagai OPD agar sistem pengawasan pangan di daerah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Tim Program Prioritas Nasional BPOM Maluku Utara, Sjafri Ahmad, menjelaskan bahwa penilaian tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional BPOM RI. Penilaian dilakukan untuk mengukur sejauh mana pemerintah kabupaten/kota melaksanakan pengawasan keamanan pangan terpadu dan menerapkan sistem perizinan berusaha berbasis risiko.
Menurut Sjafri, program ini bertujuan memastikan keamanan pangan bagi masyarakat sekaligus mendorong implementasi tata kelola perizinan yang lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem keamanan pangan yang terpadu dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui perizinan berusaha berbasis risiko," katanya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Saiful Salim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yakub Marajabessy, Kepala Dinas Pertanian Fauji Rabo, serta Sekretaris Dinas Perikanan Sardi Marsaoly.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....