Ternate-Tidore Tawarkan Hilirisasi Rempah di Forum Bisnis 2026
- 24 Apr 2026 19:22 WIB
- Ternate
RRI CO.ID, Jakarta- Pemerintah Kota Ternate dan Tidore Kepulauan menggelar Business and Investment Forum Ternate–Tidore 2026 di Jakarta pada Jumat 24 April 2026. Forum bertema Transformasi Jalur Rempah: Hilirisasi, Ekonomi Biru, dan Kolaborasi Investasi Berkelanjutan menjadi ajang menawarkan peluang investasi bernilai tinggi.
Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta dengan dihadiri investor pemerintah lembaga keuangan serta pelaku usaha nasional maupun internasional. Agenda diawali registrasi peserta dilanjutkan jejaring informal saat makan siang guna membangun komunikasi awal antar pemangku kepentingan.
Suasana forum dibuka dengan tarian penghormatan khas Ternate yang mencerminkan identitas budaya daerah sekaligus daya tarik investasi. Kegiatan dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars APEKSI, pembacaan doa serta penayangan video potensi jalur rempah dan bahari.
Dalam sambutannya Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menegaskan transformasi ekonomi daerah kini diarahkan pada hilirisasi komoditas dan penguatan rantai nilai. Pemerintah berkomitmen menghadirkan kemudahan investasi melalui sistem perizinan transparan cepat serta memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi berbasis sejarah dan budaya. Selain itu pengembangan sektor kelautan dan ekonomi biru menjadi fokus bersama dalam meningkatkan daya saing kawasan timur Indonesia.
“Transformasi ekonomi tidak lagi bertumpu pada komoditas mentah tetapi pada hilirisasi dan penguatan nilai tambah,” ujar Wali Kota.
Kegiatan juga menampilkan fashion show tenun khas Tidore sebagai bagian promosi ekonomi kreatif berbasis budaya daerah setempat.
Pada sesi utama Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan dan Wali Kota Ternate memaparkan peluang investasi berbagai sektor unggulan. Sektor tersebut meliputi industri pengolahan rempah perikanan terpadu pariwisata bahari hingga pengembangan ekonomi biru berkelanjutan yang kompetitif.
Diskusi semakin berkembang dengan tanggapan Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM APINDO Maluku Utara serta sektor perbankan nasional. Para pihak menyoroti peluang investasi besar sekaligus pentingnya sinergi kebijakan pembiayaan dan kesiapan proyek agar segera terealisasi.
Menutup sesi utama, kedua kepala daerah mengajak investor membangun kemitraan konkret dalam pengembangan proyek strategis di wilayahnya. “Tidak hanya melihat potensi kami mengundang investor untuk segera terlibat dalam kerja sama nyata,” kata perwakilan pemerintah daerah.
Ketertarikan investor terlihat pada sesi interaksi langsung di helpdesk Ternate dan Tidore yang ramai dikunjungi peserta forum.
Perwakilan kedutaan besar negara sahabat serta konsultan investasi aktif menggali informasi peluang proyek skema kerja sama dan perizinan.
Melalui forum ini Ternate dan Tidore menegaskan arah transformasi ekonomi menuju hilirisasi ekonomi biru dan investasi berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi maritim dunia yang kompetitif dan berdaya saing global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....