Tingkatkan Kompetensi Pos Bapas, Kanwil Ditjenpas Malut Gelar Sharing Knowledge

  • 01 Okt 2026 17:58 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara menggelar kegiatan Community of Practice: Sharing Knowledge secara virtual pada Kamis, 01 Oktober 2026. Kegiatan strategis ini ditujukan bagi seluruh petugas Pos Bapas (Badan Pemasyarakatan) yang ditempatkan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) serta Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-wilayah Maluku Utara.

Acara dibuka resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Malut, Bagus Kurniawan, yang memberikan arahan tegas mengenai pentingnya menjaga integritas institusi. Hadir pula Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Siswarno, bertindak sebagai pembicara utama, yang membedah peran Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) serta asesmen klien pemasyarakatan.

Selain itu, sharing knowledge ini didampingi Bersama Kabapas (Kepala Badan Pemasyarakatan) Ternate Suparman dan Kabapas Tidore Djunaidi A. Fabanyo sebagai narasumber. Dalam arahannya, Kakanwil Bagus Kurniawan memberikan penekanan khusus kepada jajaran Kepala Balai Pemasyarakatan Ternate terkait penjabaran fungsi fungsional Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

"Nanti silakan Kepala Bapas Ternate menyampaikan apa tugas PK, ada beberapa tuh tugas PK ada 10 apa 14 litmas aja 17 banyak. Untuk itu dibuatlah PPK, Pos Bapas untuk menjembatani teman-teman di UPT dan warga binaan bisa cepat," ujar Bagus.

Bagus juga menginstruksikan pemanfaatan teknologi pelacakan berbasis geotagging atau GPS unutk mengatasi kendala demografis kepulauan sekaligus menghapus praktik pembuatan Litmas asal-asalan yang sekadar salin-tempel. Langkah ini dinilai krusial agar kepala bapas dapat mengontrol pergerakan petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) saat melakukan verifikasi lapangan secara akurat.

“Nah, para kabapas saya dorong teman-teman PK muda yang bisa kreatif bagaimana penggunaan teknologi dalam pelaksaan tugas dimanfaatkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan tata Kelola pemasyarakatan yang layak”, kata Bagus.

Terkait harapan dari kegiatan ini, Bagus Kurniawan menegaskan agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi acara seremonial atau pemenuhan kewajiban semata. "Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya sharing knowledge saja, tetapi bermanfaat dan mendorong teman-teman melakukan inovasi tugas dengan baik sehingga kita bisa membantu masyarakat terutama warga binaan kita," ujarnya.

Melalui inovasi tersebut, diharapkan hak anak yang berhadapan dengan hukum yang haknya dapat dibela dan diberikan pencerahan secara optimal. Selain itu, Bapas didorong untuk aktif melakukan program goes to school guna mengenalkan peran pemasyarakatan kepada masyarakat luas. (Najla Firishta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....