Kemenag Maluku Utara Minta Masyarakat Tetap Kondusif

  • 03 Apr 2026 21:55 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Menyikapi insiden yang terjadi di salah satu wilayah Kabupaten Halmahera Tengah hari ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah bergerak cepat melakukan langkah-langkah koordinatif guna menjaga stabilitas dan kerukunan masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah (Kepala Kankemenag Halteng) Hasym Hi. Hamzah menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan pengumpulan informasi di lapangan serta berkoordinasi dengan para penyuluh agama yang bertugas di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi terkini, Jumat 3 April 2026.

Dalam upaya meredam situasi, Kepala Kankemenag Halteng juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam dan Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, dan FKUB guna menyatukan langkah dan strategi pendekatan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Maluku Utara M.Zulkiram, turut mengambil peran aktif dengan mengarahkan penyuluh agama Islam dan tokoh masyarakat untuk hadir di tengah warga, memberikan pemahaman keagamaan yang menyejukkan, serta mengajak masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Perbedaan suku, agama, ras, dan golongan bukanlah alasan untuk saling membenci, melainkan anugerah untuk saling mengenal dan menghargai. Konflik yang lahir dari SARA hanya akan meninggalkan luka, memecah persaudaraan, dan merusak masa depan bersama. Jangan biarkan emosi dan provokasi mengalahkan akal sehat serta hati nurani kita.” Ujar Kabid Bimas Islam.

Di sisi lain, Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Maluku Utara juga melakukan langkah serupa dengan mengoordinasikan para pendeta dan tokoh gereja agar turut menyampaikan pesan damai kepada jemaat, menjaga ketenangan, serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah situasi yang berkembang.

“Mari kita kedepankan sikap saling menghormati, menahan diri, dan membuka ruang dialog yang damai. Setiap kata yang kita ucapkan, setiap tindakan yang kita lakukan, harus menjadi bagian dari solusi, bukan memperkeruh keadaan,” ujar Kabid Bimas Kristen.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan aparat keamanan setempat guna mendukung upaya penanganan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kemenag Halteng turut menggerakkan tokoh-tokoh lintas agama untuk bersama-sama memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang berpotensi memicu isu SARA. Mari bersama-sama menjaga kerukunan dan persaudaraan,” ucap Kepala Kankemenag Halteng.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Amar Manaf, juga memberikan arahan tegas agar seluruh jajaran Kemenag di daerah aktif mengambil peran dalam meredam situasi serta memperkuat komunikasi lintas agama.

Kakanwil juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif serta sinergi antara Kemenag kabupaten/kota dan Kanwil dalam menjaga stabilitas sosial keagamaan.

“Kedepankan dialog, perkuat koordinasi, dan hadirkan pesan-pesan keagamaan yang menenangkan. Jangan sampai situasi berkembang akibat informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kakanwil.

Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah bersama seluruh pihak terkait terus memantau perkembangan situasi guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....