Jemaah Kloter 13 UPG Hari Ini Menuju Arafah

  • 03 Jun 2025 23:26 WIB
  •  Ternate

KBRN, Makkah: Jemaah haji kloter 13 asal Maluku Utara UPG Makassar telah melakukan persiapan dengan melaksanakan pemantapan manasik, sebagai pembekalan terhadap para jemaah untuk kegiatan Arafah, Muzdhalifa dan Mina (Armuzna),

dengan jadwal pemberangkatan, Rabu (4/6/2025).

Pembimbing Ibadah Kloter 13 UPG Makassar, Syarif Ibrahim kepada rri.co.id Selasa (3/6/2025) melalui saluran telepon seluler dari Makkah mengatakan, menjelang ke Arafah dari jumlah jemaah 393, saat ini yang berada di hotel sebanyak 391 jemaah sedangkan 2 jemaah sementara dirawat di rumah sakit Arab Saudi yaitu di Rumah Sakit Malik Abd. Azis dan di Ali As Saudi.

"Kedua jemaah yang di rawat Rumah Sakit berasal dari Halmahera Barat dan jika melihat kondisi kedua jemaah maka akan di ba.dal atau diwakilkan," ujar Syarif.

Menurutnya, kedua jemaah yang hingga kini masih di rawat di rumah sakit Arab Saudi atas nama Muin Puasa Habib dan Faisal Zainal Tuba.

Untuk keberangkatan jemaah ke Arafah kata Syarif, tahun ini pemerintah Arab Saudi berinovasi dalam melakukan penyelenggaraan haji yang biasanya berbasis kloter, tahun ini berubah menjadi sistem kafilah yang diawali pembagian jemaah persyarika sesuai dengan Visa yang ada dan diterima oleh para jemaah masing-masing.

"Jadi jemaah kloter 13 itu mayoritas berada di syarika Halal tu Munafik, sementara 3 jemaah lainnya itu berada di RKN, petugas satu di RKN dan satu di Tiafa, sedangkan Ketua Kloter dan Pembimbing ibadah diluar tidak bersamaan dengan jemaah," ujar Syarif.

Kebijakan tahun ini sesuai surat edaran, dari syarika itu kemudian dibagi lagi yang namanya markas atau dikenal dengan maktab, untuk Kloter 13 maktabnya ada di 246, 247, 249 dan 251. Dari 4 maktab ini untuk satu Syarika itu yang kemudian buat jemaah harus terpisah, ada jemaah yang harus menyeberang ke 247 alhamdulillah bisa bergabung dengan Kloter dari Maluku Utara, ada yang pindah ke 249, jadi jemaah Kloter 13, ada yang pindah ke Kloter 15 dan ada yang pindah ke Kloter 17.

Sementara ada satu jemaah yang harus pindah ke Kloter lain sedangkan yang bersangkutan dalam kondisi butuh bantuan dan pendampingan.

"Ini agak sedikit merepotkan petugas, karena yang bersangkutan menjadi perhatian ditambah lagi ada tiga jemaah yang ke RKN yang sampai saat ini sudah mencari tapi tidak ditemukan ketiganya akan berangkat dengan kafilah berapa, bahkan sudah ke kantor pusatnya dan masuk ke setiap maktab atau kafilah tiga nama tidak ditemukan," ucap Syarif.

Meskipun demikian pihak Kloter tetap berupaya kembali ke sektor agar mereka bisa digabung saja dengan syarika yang ada untuk ke Arafah. Biarpun menjelang ke Arafah ada beberapa kebijakan, tapi seluruh jemaah Kloter 13 sudah siap, terutama sesudah tanazul bisa kembali ke hotel dan disiapkan konsumsi di hotel tapi ada surat resmi program itu dibatalkan, jadi semua jemaah diarahkan tinggal di Mina

Hingga menjelang ke Arafah sampai saat ini belum dilakukan survei lokasi kemah dan lain-lain, sehingga menjadi PR besar bagi petugas, karena jika jemaah tiba duluan agak sulit untuk pengaturan jika tidak dilakukan survei seperti pelaksanaan haji tahun sebelumnya. Jika dilihat petanya di Arafah dan di Mina Kloter 13, 15 dan 17 tidak berjauhan lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....