Haji Mabrur dan Implementasi Kesalehan Sosial

  • 25 Apr 2025 08:06 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Program keagamaan Basalam” yang disiarkan oleh RRI Pro4 Ternate, bekerja sama dengan Muslimat NU, kembali hadir dengan tema yang relevan dan menyentuh kehidupan umat. Edisi Kamis malam (24/4/2025). Mengangkat tema “Haji Mabrur dan Implementasi Kesalehan Sosial, menghadirkan narasumber utama Asep Hedi Turmudi, S.Ag., M.A., seorang akademisi sekaligus pendakwah.

Dalam perbincangan hangat bersama host RRI Ternate, Asep menekankan bahwa haji mabrur bukan sekadar pelaksanaan ritual keagamaan, melainkan juga komitmen sosial yang harus dibawa pulang ke tanah air.

“Tanda dari haji mabrur itu bukan hanya selesai di Mina dan Arafah, tapi bagaimana setelah itu, seseorang menjadi lebih jujur, lebih peduli, dan hadir sebagai solusi di tengah masyarakat,” ujar Asep dalam siaran langsung tersebut.

Menurutnya, kesalehan sosial merupakan kelanjutan dari kesalehan pribadi. Jamaah haji yang kembali dari Tanah Suci semestinya menunjukkan perubahan dalam sikap hidup: lebih aktif dalam kegiatan sosial, membangun solidaritas, dan menjadi teladan di lingkungannya.

Kerja sama antara RRI Pro4 Ternate dan Muslimat NU dalam menghadirkan program “Basalam” dinilai sebagai langkah positif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Program ini menjadi wadah edukasi dan inspirasi keagamaan, khususnya bagi pendengar perempuan dan masyarakat umum di Maluku Utara.

Asep juga menambahkan bahwa jamaah haji yang mabrur seharusnya menjadi pelopor kebaikan dan perubahan sosial, terutama dalam konteks kehidupan modern yang makin individualistik.

“Kesalehan itu harus turun ke jalan. Kita tidak bisa hanya salat, zakat, tapi cuek terhadap tetangga yang lapar, anak yatim yang butuh sekolah, atau ketidakadilan yang dibiarkan. Di situlah makna sosial dari haji mabrur,” ucapnya.

Program “Basalam” yang ditayangkan secara rutin setiap Jumat pagi ini mendapat apresiasi tinggi dari pendengar setia, terutama kalangan ibu-ibu Muslimat dan masyarakat Ternate yang haus akan siraman rohani dengan pendekatan yang membumi dan aplikatif.

Di akhir sesi, Asep mengajak seluruh calon jamaah haji untuk memaknai perjalanan spiritual ke Tanah Suci sebagai titik balik dalam membangun kesalehan pribadi dan sosial yang seimbang.“Mari kita pulang bukan hanya dengan gelar 'haji', tapi dengan semangat baru untuk lebih hadir bagi sesama,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....