Soal Penikaman Suaminya, Istri Oknum Polairud Angkat Bicara

  • 30 Jan 2024 22:48 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Istri ketiga, oknum anggota Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara berinisial Aipda M alias Mito akhirnya angkat bicara.

AT alias Anhy, istri anggota itu membantah pengakuan suaminya yang menyampaikan motif penikaman terhadapnya berlatarbelakang cemburu. Ia mengaku ancaman penikaman justru bermula dari suaminya.

“Dia mau tikam saya duluan, makanya saya langsung ambil gunting dan tikam dia (Mito),” kata Anhy saat dikonfirmasi rri.co.id melalui sambungan handphone, Selasa (30/1/2023) malam.

Anhy menuturkan kondisi ini terjadi karena minimnya perhatian suami. Pasalnya, setelah menikah, hamil, dan melahirkan, hingga anaknya memasuki usia 2 bulan, perhatian Mito tak lagi ada.

“Sudah beberapa hari saya chat memohon untuk datang melihat dan menjaga anak,” katanya.

Anhy juga mengemukakan perihal hubungan baik dengan istri pertama suaminya.

“Tidak ada masalah, bahkan kita berteman baik, dia (istri pertama) juga sering datang menjenguk anak saya", ujarnya.

Baca juga: Diduga Terbakar Cemburu, Anggota Polairud Ditikam Istri Ketiga

Tak berhenti sampai di situ. Insiden tersebut kata Anhy juga bermula dari Mito yang terkesan mengusirnya, dengan mengeluarkan pakaian dan barang-barangnya dari tempat tinggal mereka.

Setelah pakaian dan barangnya dikeluarkan, Mito lantas memalang pintu rumah menggunakan balok kayu.

“Dia paku semua pintu depot (yang jadi tempat tinggal). Padahal depot ini disewa dan saya yang buat dari awal setelah berumah tangga bukan dia saja,” ujar Anhy.

Sebagai istri ketiga, Ia mengaku tak lagi berharap banyak. Hanya saja, Ia menginginkan agar sang buah hati tetap diberikan kewajiban nafkah.

“Saya sudah tidak mau lagi (ingin berpisah-red), tapi saya hanya minta agar dia (Mito) tetap menafkahi anak kita,” ujarnya.

Kapolres Ternate, Niko Irawan melalui Kasi Humas Iptu Wahyuddin saat dikonfrimasi sebelumnya mengakui adanya laporan dugaan penikaman yang diterima SPKT Polres Ternate.

“Iya laporan itu ada di SPKT dan masih dipelajari lagi,” ucap Wahyuddin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....